hariansuara.com - Bupati Jember Ir H Hendy Siswanto, ST., IPU berkomitmen melakukan yang terbaik untuk kemajuan dan kesejahteraan masyarakatnya. Di antaranya mewujudkan cita-cita pada 2023 'Wes Wayahe Jember Mandiri Energi' dan 'Wes Wayahe Jember Mandiri Pangan'.
Ikhtiar yang dilakukan, menggandeng Universitas Muhammadiyah Malang (UMM) untuk melakukan kolaborasi di sektor Energi Baru Terbarukan (EBT), Ketahanan Pangan dan Pertanian.
Bupati Hendy ke Malang bersama rombongan di antaranya Pj Sekretaris Daerah Jember Arief Tyahyono, jajaran OPD terkait dan Tim Ahli Dr. Iqbal mengikuti gelar diskusi bersama Rektor UMM Dr. Fauzan, M.Pd, Wakil Rektor 3 UMM Nur Subeki dan jajaran Profesor UMM.
"Pemkab Jember tengah mempersiapkan pembangunan pabrik pupuk organik cair untuk mengatasi masalah pupuk yang dialami para petani. Pihak UMM telah menerapkan pupuk organik di Situbondo, dan berhasil. Untuk itu, Pemkab Jember mengharapkan dengan kerja sama ini masalah pupuk di Jember bisa teratasi," ujar Bupati Hendy.
Selain itu, imbuh Bupati Hendy, Pemkab Jember akan mengimplementasikan dua produk dari UMM, yakni Pembangkit Listrik Tenaga Mikro Hidro (PLTMH) dan Pembangkit Listrik Tenaga Surya (PLTS). Pembangkit listrik ini memanfaatkan tenaga air dan tenaga surya atau sinar matahari. Diharapkan, ikhtiar ini dapat mengatasi lokasi-lokasi di Jember yang berlum teraliri arus listrik hingga kini.
Bupati Hendy menyampaikan harapannya pemanfaatan PLTMH dan PLTS ini berjalan terus-menerus dengan mengimplementasikannya di lembaga pendidikan, Ponpes, Masjid hingga Mushola.
"Dengan begitu, akan terwujud cita-cita 'Wes Wayahe Jember Mandiri Energi' dan 'Wes Wayahe Jember Mandiri Ketahanan Pangan dan Pertanian' pada 2023," pungkas Bupati Hendy. (*) Sayuti/MTS Video: @Foto:hendy_siswanto/Habib HM Foto: @pemkabjember
Lakukan login terlebih dahulu untuk menambah komentar dan voting
KOMENTAR TERBARU