hariansuara.com - Presiden Joko Widodo menginstruksikan melakukan percepatan penurunan angka stunting ke angka 14 pada 2024. Sejak itulah, stunting bersama inflasi dan kemiskinan ekstrem menjadi isu nasional.
Bupati Jember Ir H Hendy Siswanto, ST., IPU cepat merespons. Terlebih Badan Kependudukan dan Keluarga Berencana Nasional (BKKBN) RI menobatkannya menjadi Bapak Asuh Anak Stunting.
Senin (6/2/2023) Bupati Hendy membentuk Satgas J-Penting Aksi (Jember Penurunan Stunting, AKI-AKB dan kemiskinan ekstrem). Sebanyak 16 OPD bersinergi dan bekerja di bawah kawalan para ahli.
Program kerja ditata rapi dan sistematis.
Februari 2023 diagendakan sebagai Bulan Timbang Bayi dan pemberian vitamin A. Kesempatan ini dimanfaatkan untuk mengumpulkan data lengkap bayi, dari umur, berat badan hingga lingkar kepala. Dari data ini bisa untuk mendeteksi kesehatan bayi, sekaligus menangkap indikasi adanya stunting.
Ibu hamil juga dicek kesehatannya dan diberi vitamin. Ini penting, karena menurunkan stunting berarti bicara tentang pencegahan di hulu. Calon ibu yang sehat, tidak anemia, akan melahirkan dengan selamat, dan tercegah dari AKI dan AKB.
Semua proses ini menuntut ketekunan, kolaborasi yang baik dari semua pihak, tak terkecuali sikap kooperatif dari masyarakat sendiri. (*) Melia Hapsarani/MTS Video: @pemkabjember/Habib HM
Lakukan login terlebih dahulu untuk menambah komentar dan voting
KOMENTAR TERBARU