hariansuara.com - Masjid Nurul Hidayah di Dusun Taman Glugo, Desa Badean, Bangsalsari Minggu (10/4/2022) kemarin, jadi saksi pecahnya tangis haru dan bahagia 211 Guru Tidak Tetap (GTT)/Pegawai Tidak Tetap (PTT). Mereka tak mampu berkata-kata tatkala Bupati Jember Ir H. Hendy Siswanto, ST., IPU. menyerahkan SK yang mereka dambakan.
Basuki, guru SDN Bangsalsari 4, dengan sesenggukan memandangi amplop cokelat berisi SK dirinya. “Terima kasih sedalam-dalamnya. Saya sudah mengabdi sebagai GTT selama 20 tahun. Baru sekarang mendapat SK di Kabupaten Jember pada kepemimpinan Pak Hendy. Allah yang membalasnya sampai di akhirat nanti. Semoga Pak Hendy sekeluarga diberikan kesehatan oleh Allah SWT,” ujarnya, sambil menyeka matanya yang basah.
Pun, Sulastri, guru SDN Badian 2, Bangsalsari. Ia 19 tahun sebagai GTT dengan honor terakhir 400.000/bulan. Selama ini telah mengajukan permohonan SK ke Pemerintah Kabupaten Jember, lalu di-‘ping pong’ ke Dinas Pendidikan, kembali ke Pemkab, tapi hasilnya nihil. Hari itu ia bersama teman-teman sesama GTT menangis bahagia keberadaannya diakui. Legalitas diri sebagai pengajar telah dimiliki.
Diketahui, GTT/PTT ada yang sudah 10, 17 hingga 20 tahun mengabdi. Kabupaten Jember telah berkali ganti pemimpin, tapi SK tak jua ada. Bupati Hendy miris. Ia pun memprioritaskan pemberian SK sebagai legal administrasi bagi GTT/PTT. Kini di Kabupaten Jember total ada 4.712 GTT/PTT yang telah menerima SK.
"InsyaAllah ini menjadi berkah Ramadhan bagi kita semua. Terus kami akan menuntaskan tugas kami hingga seluruh GTT/PTT bisa mendapatkan SK," tandas Bupati Hendy, tak kalah bahagia. (*) Siti Muhanah YSQ/MTS Video: @hendysiswantojember/Habib YSQ
Lakukan login terlebih dahulu untuk menambah komentar dan voting
KOMENTAR TERBARU