hariansuara.com - Masih bersama anak-anak TK Nurul Hidayah di Badean, Bangsalsari. Bupati Jember Ir H Hendy Siswanto, ST., IPU menjadi sangat sedih. Kala berbincang, diketahui ternyata tak seorang pun dari para siswa itu yang tahu Pendopo Wahyawibawagraha, dan tentunya Alun-Alun Jember juga.
Sebagai Kepala Daerah Kabupaten Jember, sejak awal Bupati Hendy membuka Pendopo Wahyawibawagraha bagi masyarakat. Terlebih anak-anak, generasi emas penerus bangsa di masa depan.
Adapun anak-anak tersebut sampai tak tahu Pendopo dan Alun-alun, menurut Bupati Hendy, di antaranya akibat kondisi jalan yang jelek, sarana transportasi dan perekonomian yang kurang bagus.
"Ini menjadi ‘Pekerjaan Rumah’ kita semua. Dari Bupati, pejabat Pemda Jember sampai Camat, Lurah, Kades hingga Ketua RT/RW bersama stakeholders juga berkolaborasi sehingga dapat memberikan hak yang sama bagi masyarakat desa maupun kota,” kata Bupati Hendy.
"Di momen Ramadhan ini, kita bersatu, bersama-sama optimis dan bersemangat membangun Jember, memperbaiki jalan, meningkatkan perekonomian. Wes wayahe Jember kuereen." (*) Annisa QA YSQ/MTS Video: @hendysiswantojember/Habib YSQ
Lakukan login terlebih dahulu untuk menambah komentar dan voting
KOMENTAR TERBARU