hariansuara.com - Di mana-mana, gorengan camilan ‘primadona’ untuk berbuka puasa. Entah tempe, tahu, ubi atau pisang goreng pasti jadi rebutan begitu suara adzan Maghrib terdengar.
Pun, Bupati Jember Ir H Hendy Siswanto, ST., IPU penyuka gorengan. Waktu berbuka masih selang satu jam lagi, ia sempatkan singgah di penjual gorengan. Hanya bedanya, ia tak sekadar membeli takjil, melainkan sekaligus survei terkait isu kelangkaan dan melambungnya harga minyak goreng.
“Pemerintah Kabupaten Jember mengucurkan minyak goreng curah 5 ton/hari. Tetapi di lapangan harga minyak curah masih tinggi. Ibu penjual gorengan ini biasanya beli 1 liter Rp15.500, sekarang harganya Rp20.500," ujar Bupati Hendy selesai ambil gorengan, untuk lanjut ke kegiatan program Jember Berbagi. (*) Annisa QA YSQ/MTS Video: @hendysiswantojember/Habib YSQ
Lakukan login terlebih dahulu untuk menambah komentar dan voting
KOMENTAR TERBARU