hariansuara.com - Dampak dari kelangkaan minyak goreng adalah melangitnya harga minyak goreng sampai di tangan masyarakat. Ini terjadi di seluruh Indonesia, termasuk di Kabupaten Jember.
Kondisi ini sangat memberatkan. Pemerintah Kabupaten Jember pun berusaha meringankan beban masyarakat dengan mengucurkan minyak goreng curah 5 ton/hari. Tetapi mengatasi kesulitan ini tak bisa sendiri. Peran serta banyak pihak yang peduli sangatlah dinanti.
Seperti di kesempatan gelaran Pasar Murah di Kecamatan Ambulu baru lalu. Ketua TP PKK, Dra Hj Kasih Fajarini, sangat mengapresiasi kepedulian PT Rajawali berpartisipasi meringankan beban masyarakat. Minyak goreng kemasan dalam jumlah banyak dijual di bawah harga pasar. Dengan cepat minyak berpindah tangan kepada warga yang antri panjang membeli.
“Di kegiatan Pasar Murah Ambulu, saya turut membantu PT Rajawali melayani masyarakat yang antusias membeli minyak dengan harga yang tentunya di bawah harga pasaran,” ujar Hj Kasih Fajarini, haru.
Bersyukur rasa kepedulian itu menebar, menggugah hati pihak-pihak lain untuk ikut membantu. Seperti disampaikan Hj Kasih, minyak kemasan di bawah harga pasar dilepas oleh Larisso, Indomaret dan Alfamart di pasar murah ini. Bersama, pasti bisa. (*) Annisa QA YSQ/MTS Video: @kasihfajarinijember/ Habib YSQ
Lakukan login terlebih dahulu untuk menambah komentar dan voting
KOMENTAR TERBARU