hariansuara.com - Perlintasan sebidang ada kemudian setelah lintasan kereta api dibangun. Tujuannya apa? Untuk menjaga perjalanan kereta api itu aman terkendali. Tetapi, dengan bertambahnya jumlah penduduk dengan beragam aktivitas, akhirnya perlintasan kereta api itu digunakan masyarakat sebagai ‘jalan raya’, akses berlalu lintas. Perlintasan sebidang yang ditinjau Bupati Jember, Ir H Hendy Siswanto, ST., IPU ini terbilang cukup padat. Dua arah. Area bebas pandang di sekelilingnya juga terbatas. Tentu ini berbahaya bagi keselamatan. “Sehari ada 4 kereta api melintas. Volume kendaraan yang lewat tentu padat seiring dengan aktivitas warga. Pagi hari, misalnya. Hanya dibantu Pak Muji, tenaga sukarela. Ini perlu dicarikan solusi demi menjaga keselamatan semua,” papar Bupati Hendy. (*) Annisa QA YSQ/MTS Video: @hendysiswantojember/Habib YSQ
Lakukan login terlebih dahulu untuk menambah komentar dan voting
KOMENTAR TERBARU