hariansuara.com - Kabupaten Jember terus melakukan lompatan dalam mengapresiasi potensi yang dimiliki. Kali ini, mencanangkan Jember sebagai Kota Cerutu Indonesia. Komoditas tembakau Jember diakui kualitasnya, bahkan tercatat sudah merambah pasar internasional. Selama lebih dari dua abad terakhir, menyuplai tembakau untuk cerutu ke luar negeri. Ini 'mutiara' yang luar biasa.
Karenanya, Pemerintah Kabupaten Jember mendukung penuh demi perkembangan sektor perkebunan tembakau. Pun, pada festival ke-4 Jember Kota Cerutu Indonesia (JKCI) yang dilaksanakan dari hari ini, Jumat (22/7/2022) hingga Minggu esok (24/7/2022).
"Tahun 2020-2021, transaksi tembakau ke luar negeri sebesar 28,5 ribu ton. Nominalnya 158 juta dolar AS. Ini bukan angka yang kecil. Jember produksi tembakau melimpah dan berkualitas. Sepatutnya disupport agar terus tumbuh maksimal," ujar Bupati Jember, Ir H Hendy Siswanto, ST, IPU dalam konferensi pers.
Dipaparkan Ketua Panitia JKCI ke-4, yang juga pemilik pabrik Boss Image Nusantara (BIN), Febrian Ananta Kahar, JKCI kali ini sebuah gebrakan besar. Berbeda dari event-event sebelumnya, kini hadir 10 Kedutaan Besar. Dari 21 yang diundang, 11 di antaranya membatalkan karena Covid-19.
"Yang menarik adalah Dubes Cuba hadir. Selama ini, Cuba jadi kiblat pengusaha tembakau. Esok, rombongan Kedubes lainnya datang bersama Dirjen Kementerian Luar Negeri. Antisipasi Covid, panitia bekerja bersama Dinas Kesehatan siapkan ambulans, masker dan hand sanitizer di goody bag, juga siapkan tempat 'isolasi' kalau ada yang teridentifikasi positif. Tapi di undangan sudah dinyatakan semua wajib booster," ujarnya.
Gebrakan langka, fashion show dan tarian digelar di tengah kebun tembakau. Terlibat 27 UMKM yang telah memilki perizinan seperti NIB (Nomer Induk Berusaha), Sertifikasi Halal dan sudah terkurasi. Mereka disebar di beberapa tempat. Ada 37 liason officer (LO) mendampingi 221 tamu, memastikan mereka mencicipi produk UMKM, dan melakukan business matching hingga terjadi transaksi.
"Semoga dengan adanya JKCI ini, Jember dikenal seluruh dunia, dan juga berdampak bagi berputarnya roda perekonomian di Jember dan dirasakan dampak positifnya oleh masyarakat," ujar Bupati Jember.
Selain itu diharapkan, nilai transaksi meningkat. Bila tahun sebelumnya mencapai 11 miliar dari 20 jenis MoU dan kontrak kerja, tahun ini bisa lebih tinggi. Saat ini baru dimulai sudah ada 9 kontrak kerja dan MoU. Yang menarik adalah wisata dengan asosiasi dari Bali. Febri menambahkan, estimasi didapat mencapai 15 miliar. (*) Melia Hapsarani YSQ/MTS Video: @hendysiswanto.hs/ Habib YSQ
Lakukan login terlebih dahulu untuk menambah komentar dan voting
KOMENTAR TERBARU