hariansuara.com - Bupati Jember Ir H Hendy Siswanto, ST, IPU membuka event 'Jember Kota Cerutu Indonesia' (JKCI) semalam (22/7/2022) yang akan berlangsung hingga Minggu (24/7/2022). Hadir tamu dari perwakilan negara Kuba, Malaysia, Jerman, Thailand dan Makau. Juga Forkopimda serta produsen cerutu Jember, yaitu Mangli Djaya Raya (MDR), Kopkar Kartanegara, Dwipa Nusantara Tobacco, dan PT Boss Image Nusantara (BIN) Cigar.
"Syukur Alhamdulillah, saya melihat dengan mata saya sendiri, semua tamu sangat menikmati cerutu dan kopi asli Jember yang disuguhkan. Hati saya sangat berbahagia, karena Jember perlahan dikenal seluruh penjuru dunia atas potensi yang dimiliki," ujar Bupati Hendy, sambil membuka acara dengan memberi tanda kasih kepada anak-anak yatim, ditemani istri yang juga Ketua TP PKK Jember, Dra Hj Kasih Fajarini.
Event JKCI yang diinisiasi pemilik BIN Cigar, sekaligus Ketua Panitia, Febrian Ananta Kahar, hari ini akan menyambut kedatangan Direktur Jenderal Kementerian Luar Negeri bersama rombongan dari perwakilan negara sahabat lainnya.
"Tahun ini event 'Jember Kota Cerutu Indonesia' ke-4, dan kali ini dilakukan dengan gebrakan besar. Lebih banyak yang hadir, perwakilan dari 10 negara sahabat. Saat seluruh rombongan undangan hadir, digelar fashion show dan tarian di tengah kebun tembakau. Ini belum pernah terjadi, dan untuk pertama kali dilakukan," ulas Febrian.
Selain itu UMKM yang dihadirkan lebih banyak, ada 27 UMKM yang telah memilki perizinan seperti NIB (Nomer Induk Berusaha), Sertifikasi Halal dan juga sudah terkurasi. Mereka menyebar di beberapa titik. Disiapkan 37 liaison officer (LO) yang mendampingi total seluruhnya 221 tamu. LO bertugas memastikan seluruh tamu mencicipi produk-produk UMKM, juga melakukan business matching hingga terjadi transaksi.
Selama 2,5 Abad lebih tembakau jenis Besuki Na-Oogst (BNO) asli Jember diakui dunia berkualitas terbaik. Dulu tembakau BNO diekspor dalam bentuk mentah, tetapi kini dilepas ke pasar dunia dalam bentuk cerutu (cigar). Masyarakat internasional pun mengakui cerutu Jember berkualitas unggul.
Sebut saja, bahan tembakaunya BNO, dan proses pembuatannya sangat detail dan lama, mulai dari desertasi, fermentasi, pembuatan, cooling, drying, fungidasi, kontrol kualitas, sampai packaging. Istimewanya, pembuatan cerutu Jember tidak menggunakan teknologi, melainkan murni handmade. Proses menggulung dan melinting dilakukan oleh tangan terampil manusia. Di BIN Cigar sendiri, dari data literatur, ada 30-40 tenaga kerja melaksanakan tugas ini.
"Pemerintah Kabupaten Jember mendukung penuh optimalisasi potensi cerutu Jember untuk dunia. Jadi, dari Jember untuk dunia," tandas Bupati Hendy. (*) Melia Hapsarani YSQ/MTS Video: @hendysiswanto.hs/Habib YSQ
Lakukan login terlebih dahulu untuk menambah komentar dan voting
KOMENTAR TERBARU