hariansuara.com - Lomba Agustusan sudah mentradisi di seluruh Tanah Air sejak berpuluh tahun silam. Aneka permainan tradisional dilombakan, mulai dari sendok kelereng, main bedak sampai tarik tambang. Pesertanya? Tua muda, laki-laki dan perempuan, usia dewasa hingga kanak-kanak, prinsipnya semua orang bisa ikut berlomba, mengadu kemampuan masing-masing.
Pun di Kabupaten Jember, Lomba Agustusan diadakan. "Lomba Agustusan telah menjadi tradisi yang memuat tradisi dengan nilai-nilai kearifan lokal. Satu hal yang pasti, dalam lomba ini semua orang menyatu dalam rasa, semangat dan kekompakan," ujar Bupati Jember Ir Hendy Siswanto, ST, IPU sambil terkekeh, ditimpali dengan senyum ceria istri tercinta @kasihfajarinijember yang menemaninya ikuti Lomba Kemerdekaan Antarperangkat Daerah di lingkup pemerintah Kabupaten Jember.
"Seperti yang kami lakukan Jumat pagi, 19 Agustus. Saya dan istri ikut lomba tarik tambang. Senang sekali, sangat seru. Meskipun akhirnya kalah, tapi kami merasakan hikmah seperti tertuang dalam semboyan Bhineka Tunggal Ika. Guyub dalam kebersamaan dan rasa syukur 77 tahun Indonesia merdeka," pungkas Bupati Hendy, yang ditimpali senyum bahagia sang istri. (*) Melia Hapsarani YSQ/MTS Video: @hendysiswanto.hs/Habib YSQ
Lakukan login terlebih dahulu untuk menambah komentar dan voting
KOMENTAR TERBARU