hariansuara.com - Dulu, berpuluh tahun silam, bangsa Indonesia hingga ke pelosok Tanah Air punya tradisi berkarnaval menyambut Hari Kemerdekaan 17 Agustus. Selain mengingat jasa para pahlawan, juga menumbuhkan rasa nasionalisme dalam Bhinneka Tunggal Ika.
Selain itu, melalui karnaval itu, anggota masyarakat jadi saling bertemu, menyapa dan bersilaturahim, sehingga tercipta guyub sosial. Hikmah lainnya, kata Bupati Jember Ir H Hendy Siswanto, karnaval berdaya dongkrak terhadap sektor ekonomi.
"Dengan karnaval, usaha sewa-menyewa pakaian adat Indonesia mendapat konsumen, make up artist di salon-salon juga kebanjiran order, serta camilan dan minuman produksi UMKM laku terjual. Pendek kata, usaha rakyat bergerak maju," ujar Bupati Hendy, yang ikut berbaris dengan istri @kasihfajarinijember serta para Kepala OPD dan istri. (*) Melia Hapsarani/MTS Video: @hendysiswanto.hs/Habib
Lakukan login terlebih dahulu untuk menambah komentar dan voting
KOMENTAR TERBARU