
Jakarta - PT Pertamina (Persero) melaporkan produksi minyak dan gas bumi hingga Juli 2016 mencapai 640 ribu barel setara minyak per hari (BOEPD). Pencapaian ini lebih tinggi 12 persen dibandingkan periode yang sama tahun lalu yaitu 571 BOEPD
Vice President Corporate Communication Pertamina Wianda Pusponegoro mengatakan kenaikan produksi migas sampai Juli 2016 karena ditopang peningkatan produksi Blok Cepu yang melonjak 148% menjadi 77 ribu BOEPD.
“Angka meningkat dibanding periode yang sama tahun lalu 31 ribu BOEPD. PT Pertamina EP Cepu memiliki hak partisipasi 45% di Blok Cepu,” kata Winda, dalam keterangannya Rabu (24/8/2016).
Selain itu, peningkatan juga ditopang dari kenaikan produksi migas konsolidasi PT Pertamina Hulu Energi menjadi 189 ribu BOEPD dari sebelumnya 149 BOEPD. Adapun kontribusi terbesar produk migas berasal dari PT Pertamina EP, yaitu 256 BOEPD.
Sementara,dari sumber lapangan luar negeri lewat Pertamina International EP (PIEP), tercatat produksi migas sebesar 119 ribu BOEPD sepanjang Januari-Juli 2016.
“Produksi migas ini naik 8% dibandingkan periode sama tahun lalu sebesar 110 ribu BOEPD,” sebutnya.
Terkait produksi minyak, hingga tujuh bulan pertama tahun ini, baik dari luar negeri maupun lapangan di dalam negeri mencapai 307 ribu bph. Pencapaian ini juga naik naik 11,6% dibandingkan periode yang sama tahun lalu yang sebesar 275 ribu bph. Sedangkan, produksi gas sebesar 1.932 MMSCFD naik 12,8% dibanding periode yang sama tahun lalu sebesar 1.712 MMSCFD. “Kami akan terus berupaya meningkatkan produksi migas baik dari dalam maupun luar negeri. Apa yang sudah dicapai dalam 7 bulan terakhir dengan pertumbuhan 12%,” tuturnya.
Lakukan login terlebih dahulu untuk menambah komentar dan voting
KOMENTAR TERBARU