Login

Username / Email :
Password :
Forgot Password Sign Up
Belum memiliki akun? Daftar Sekarang!
Close [x]
Nasional

Pertamina Akuisisi Perusahaan Minyak Prancis Senilai Rp 2,9 Triliun

Ekonomi & Bisnis
26 Aug 2016
Pertamina Akuisisi Perusahaan Minyak Prancis Senilai Rp 2,9 Triliun

 

Jakarta - PT Pertamina (Persero) melalui anak perusahaanya, PT Pertamina Internasional Eksplorasi Dan Produksi (PIEP) resmi mengakuisisi saham yang dimiliki Pacifico sebesar 24,53% yakni perusahaan minyak asal Perancis Maurel et Prom (M&P). Akuisisi ini mewakili 47.916.026 saham atau senilai 200 juta euro atau sekitar Rp 2,9 triliun.

 

Perdagangan blok ini mengikuti perjanjian yang ditandatangani antara Pertamina dan Pacifico pada 31 Juli 2016. Perdagangan blok telah selesai untuk 4,20 euro per saham, ditambah  0,50 euro yang akan dibayarkan mulai 1 Januari 2017 hingga 31 Desember 2017. Namun Pertamina rencananya ke depan akan mengambil alih saham mayoritas M&P dalam waktu dekat. 

 

Direksi Maurel & Prom mendukung tawaran itu dan akan merekomendasikan pemegang saham mentenderkan saham mereka selanjutnya. Sesuai dengan peraturan yang berlaku, Dewan Direksi Maurel & Prom akan memberikan alasan definitif pada penawaran tender selanjutnya setelah memperoleh pendapat kewajaran dari Ledouble, ahli independen yang telah ditunjuk.

 

Direktur Utama Pertamina Dwi Sucipto mengatakan saat ini pihaknya sudah mengutus Direktur Hulu Pertamina Syamsu Alam ke Paris (Perancis) untuk menyelesaikan proses akuisisi tersebut pada hari ini.

"Pak Alam sedang berada di Paris. Kita akan closing ambil alih saham M&P," kata Dwi di Jakarta. 

 

Sementara itu, Direktur Keuangan Pertamina Arief Budiman menambahkan dengan memiliki saham M&P sebesar 24,53% Pertamina memiliki kontrol pada Perusahaan tersebut.

 

Rencananya saham tersebut akan menjadi aset Pertamina Internasional EP (PIEP) sehingga bisa ikut mengelola ladang migas yang digarap M&P.

 

"Sekarang pun dengan 24,53 persen sudah ada efektif kontrol, kita akan efektifkan perusahan kita," ujar Arief. Mengenai rencana pencaplokan saham mayoritas, kata Arief, Pertamina menyiapkan dana sebesar 1 miliar dolar AS. Kepemilikan saham mayoritas atas M&P diyakini bisa menjadi langkah Pertamina untuk ikut menguasai lapangan migas yang dioperatori perusahaan asal Prancis tersebut,termasuk di Gabon. "Dari sisi dana kita siap berapa pun dibutuhkan kurang lebih 1 miliar dolar, kita punya banyak instrumen akusisi lanjutan," tuturnya.

 

Selain itu, Direksi Maurel & Prom Emmanuel de Marion de Glatigny telah mengundurkan diri dan menunjuk Denie S.Tampubolon sebagai Direktur baru yang mewakili Pertamina.

 

Setelah penyelesaian transaksi, Maurel & Prom akan terus mengembangkan operasinya sementara fungsi sebagai perpanjangan tangan Pertamina dan PIEP dapat menerapkan strategi mereka untuk pertumbuhan hulu internasional.

 

Pertamina disarankan menunjuk Crédit Agricole Korporasi dan Investment Bank sebagai penasihat keuangan eksklusif dan Hogan Lovells sebagai penasehat hukum. Pacifico disarankan BCTG Avocats sebagai penasehat hukum.

 

Untuk diketahui, beberapa lapangan produksi migas dan eksplorasi milik Maurel & Prom berada di sejumlah negara seperti Gabon, Tanzania, Nigeria, Namibia, Prancis, dan Vietnam. (Ikram Ramadhan/Hardani Triyoga)

 

TANGGAPAN ANDA MENGENAI BERITA INI

Senang

0

Tidak Peduli

0

Marah

0

Sedih

0

Takjub

0

Lakukan login terlebih dahulu untuk menambah komentar dan voting

KOMENTAR TERBARU

X