Login

Username / Email :
Password :
Forgot Password Sign Up
Belum memiliki akun? Daftar Sekarang!
Close [x]
Nasional

KESDM Susun Roadmap Cadangan Strategis Operasional BBM

Ekonomi & Bisnis
04 Sep 2016
KESDM Susun Roadmap Cadangan Strategis Operasional BBM

 

 

Jakarta – Pelaksana Tugas Menteri Energi Dan Sumber Daya Mineral Luhut Binsar Pandjaitan akan memulai penyusunan roadmap pembangunan Strategic Petroleum Reserve (SPR). Kemudian, melakukan upaya peningkatan cadangan operasional bahan bakar minyak dengan melibatkan stakeholder dalam bentuk kerjasama antara PT Pertamina (Persero) dengan perusahaan swasta nasional.Hal tersebut sesuai hasil rapat kerja dengan Komisi VII DPR RI dengan Luhut Panjaitan, Kamis (1/9).Dijelaskan Luhut, pembangunan SPR dan cadangan operasional harus segera direalisasikan mengingat pentingnya cadangan operasional agar tak kehabisan.“Kita cadangan operasional berada di 22 hari sekarang. Strategic reserve Amerika itu sampai 60 hari dan kita enggak punya, nol. Nah sekarang kita tanya waktu itu, kenapa kita enggak punya 30 hari atau 35 hari. 30 hari kita butuh kira-kira Rp 35 trilun pada saat itu,” ujar Luhut seperti dikutip dalam laman Kementerian ESDM, Minggu (4/9/2016).Menurut Luhut, untuk meralisasikan pembangunan cadangan operasional pemerintah harus memiliki keuangan yang mencukupi serta kemampuan daya timbun atau penyimpanan. untuk merealisasikannya ada beberapa opsi antara lain bekerjasama dengan perusahaan melalui mekanisme tender.“Pada saat itu saya berpikir kenapa kita tidak kontrakin aja ke orang, tenderkan supaya pemerintah tidak perlu mengeluarkan uang jadi kita hanya menyiapkan cadangan operasional dan kita punya strategic reserve. Ini sedang kami kaji, bisa saja kita tender perusahaan-perusahaan besar untuk menyiapkan 30 atau 35 hari cadangan strategis kita,” lanjut Luhut.Lanjutnya, kata dia, jika Indonesia memiliki cadangan operasional Bahan bakar minyak (BBM) lebih dari 30 hari, maka tidak akan ada lagi negara lain atau trader yang dapat mendikte. Dengan demikian, posisi Indonesia akan lebih bagus.”Pembangunan SPR dan cadangan operasional ini akan saya kejar dan harus jadi barang ini, karena menurut hemat saya sudah waktunya tinggal nanti model bagaimana yang terbaik untuk negeri ini,” ujar Luhut.Sementara itu, untuk mewujudkan cadangan strategis, pemerintah telah melakukan diskusi mendalam dengan beberapa negara antara lain seperti Arab Saudi, Iran dan Kuwait terkait pasokannya.Untuk cadangan 30 hari, dibutuhkan minyak mentah atau BBM sekitar 45 juta barel. Dan Pemerintah juga tengah melakukan kajian mengenai cadangan strategis BBM tersebut, mulai dari pemilihan lokasi, jumlah tangki dan sumber pasokan. (*)  Albi Wahyudi/Hardani Triyoga

TANGGAPAN ANDA MENGENAI BERITA INI

Senang

0

Tidak Peduli

0

Marah

0

Sedih

0

Takjub

0

Lakukan login terlebih dahulu untuk menambah komentar dan voting

KOMENTAR TERBARU

X