Login

Username / Email :
Password :
Forgot Password Sign Up
Belum memiliki akun? Daftar Sekarang!
Close [x]
Nasional

Dorong TKDN, PLN Siapkan Program PLTU Nasional

Ekonomi & Bisnis
28 Sep 2016
Dorong TKDN, PLN Siapkan Program PLTU Nasional

 

 

Jakarta - PT PLN (Persero) mendorong program Pembangkit Listrik Tenaga Uap (PLTU) nasional. Program ini sebagai bentuk upaya meningkatkan pemanfaatan kandungan dalam negeri dengan menargetkan lebih dari 50 % lokal konten atau tingkat kandungan dalam negeri (TKDN).

Dalam program ini, PLTU Nasional akan menggunakan bahan bakar kalori rendah yang akan dibangun dengan menggunakan produk-produk buatan industri dalam negeri melalui BUMN strategis dan akan melibatkan kontraktor nasional.

Saat ini sedikitnya ada 201 unit PLTU skala kecil dan menengah yang terdiri dari 30 unit PLTU 100 MW, 37 Unit PLTU 50 MW, 37 Unit PLTU 25 MW dan 72 Unit PLTU di bawah 25 MW dengan kapasitas total 6.550 MW.

 

Pembangunan PLTU skala kecil dan menengah ini membutuhkan dana investasi lebih dari Rp 150 triliun.  

Berdasarkan data yang dimiliki PLN terkait kemampuan pabrikan dan kontraktor dalam negeri, hampir seluruh komponen pembangkit tersebut dapat dibuat di dalam negeri. Namun, masih ada beberapa komponen yang masih harus diimpor yaitu generator dan turbin.

 

Direktur Pengadaan PLN Supangkat Iwan Santoso menjelaskan 50 % pembangkit skala menengah dan kecil tersebut dibuat di dalam negeri. Maka, secara langsung akan menghidupkan lebih dari 14 perusahaan BUMN strategis yang sebelumnya memiliki utilitas rendah. Selain itu bisa menghidupkan lebih dari 190 perusahaan swasta.

 

“Bayangkan jika 50% saja pembangkit skala menengah dan kecil menggunakan tingkat kandungan dalam negeri sudah bisa menghidupkan lebih dari 200 perusahaan BUMN dan swasta. Berapa besar pertumbuhan ekonomi secara langsung yang dihasilkan program PLTU nasional ini,” kata Iwan di sela acara Hari Kelistrikan Nasional yang digelar di Jakarta Convention Center, Jakarta, (28/9/2016).

 

Lebih lanjut, dia mengatakan, bila PLTU kapasitas menengah kebawah itu akan diarahkan untuk menjadi PLTU Nasional dengan tingkat kandungan dalam negeri mencapai lebih dari 50 % dalam pembangunannya.

 

Rencananya PLTU nasional pertama yang akan dibangun adalah PLTU Madura dan PLTU Tarahan. Kedua PLTU itu masing-masing kapasitas 2 x 100 MW serta PLTU Boroko berkapasitas 2 x 50 MW di Sulawesi Utara.  

 

Program pembangunan infrastruktur ketenagalistrikan 35.000 MW memiliki dimensi yang luas bagi pengembangan perekonomian Nasional.

 

Selain mendorong pertumbuhan industri dan kesejahteraan masyarakat, Program ini juga memberikan multiplier effect bagi pelaku usaha yang terlibat saat pembangunannya. Hal ini sesuai dengan gagasan awal program35.000 MW demi kesejahteraan Nasional.

 

Program ketenagalistrikan 35.000 MW mencakup 35.000 Mega Watt pembangkit, 46.000 kilometer sirkuit transmisi dan 108.000 mega watt volt amper gardu induk. Pembangunan jaringan distribusi, transmisi dan gardu induk sebagian besar telah menggunakan komponen dan kontraktor dalam negeri.

 

Secara keseluruhan target penggunaan kandungan dalam negeri lebih dari  40 % dari seluruh pembangunan. PLN berharap dengan pemakaian TKDN yang tinggi pada PLTU Nasional akan berdampak langsung bagi perekonomian sejak pertama pembangunannya.  (*)   Albi Wahyudi

 

TANGGAPAN ANDA MENGENAI BERITA INI

Senang

0

Tidak Peduli

0

Marah

0

Sedih

0

Takjub

0

Lakukan login terlebih dahulu untuk menambah komentar dan voting

KOMENTAR TERBARU

X