
Jakarta - Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) mendorong perbaikan proyek-proyek strategis nasional di sektor energi dengan peningkatan kerja nyata serta inovasi. Dengan Inovasi dan kerja nyata maka ada kemajuan bagi perekonomian nasional.
“Saya yakin, selama ini kita melakukan berbagai inovasi dan saya sangat mengapresiasi hal tersebut. Inovasi itu tidak boleh berhenti, perlu terus dikembangkan untuk mendorong perbaikan secara berkelanjutan," kata Pelaksana Tugas Menteri ESDM, Luhut Binsar Pandjaitan dalam acara peringatan Hari Jadi Pertambangan dan Energi ke-71, di Jakarta, Selasa (4/10/2016).
Dia menjelaskan berbagai proyek strategis nasional di sektor ESDM terus dipantau kemajuannya dan memberikan hasil nyata. Dicontohkan proyek strategis nasional tersebut antara lain pengelolaan blok Masela, transisi pengelolaan Blok Mahakam, percepatan pengelolaan blok East Natuna, pengembangan Blok Indonesian Deep Water Development (IDD), serta hilirisasi mineral dan konsolidasi pertambangan,” jelas Luhut.
Saat ini, pemerintah bersama dengan Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) mengupayakan perbaikan regulasi untuk meyakinkan investor agar terus berinvestasi di sektor energy. Perbaikan regulasi tersebut mencakup penyempurnaan peraturan perundang-undangan di subsektor Minyak dan Gas Bumi. Kemudian, sektor mineral dan batu bara.
“Juga merevisi Peraturan Pemerintah 79/2010 tentang Biaya Operasi yang dapat dikembalikan dan perlakuan pajak penghasilan di bidang usaha hulu Migas juga dalam tahap finalisasi,” tuturnya.
Selanjutnya, kata dia, pihaknya juga mendorong penyelesaian masalah sektor energi dilakukan dengan secepatnya.
“Jangan menunda penyelesaian masalah, dan jangan mempersulit proses pengambilan keputusan di Kementerian ESDM. Permudah investasi di sektor energi,” jelasnya. Luhut mengatakan selama beberapa tahun terakhir ini, Kementerian ESDM telah melakukan pembenahan perbaikan tata-kelola sektor ESDM. Hal ini ditunjukkan dengan semakin tertatanya penganggaran dari tahun ke tahun sehingga dapat menjadi salah satu penggerak perekonomian nasional.
Kemudian, ia mengingatkan di hari jadi pertambangan dan energy harus menjadi momentum untuk memperbaiki diri para pendahulu yang sudah mengorbankan jiwa dan raga untuk kemajuan ESDM.
“Perjuangan mereka harus menjadi cermin agar kita dapat berbuat lebih baik lagi untuk kebanggaan sektor ESDM di masa yang akan datang.” tuturnya. (*) Albi Wahyudi
Lakukan login terlebih dahulu untuk menambah komentar dan voting
KOMENTAR TERBARU