Login

Username / Email :
Password :
Forgot Password Sign Up
Belum memiliki akun? Daftar Sekarang!
Close [x]
Nasional

Tingkatkan Potensi Bisnis, Kadin Sambangi Pengusaha Malaysia di Kuala Lumpur

Ekonomi & Bisnis
21 Oct 2016
Tingkatkan Potensi Bisnis, Kadin Sambangi Pengusaha Malaysia di Kuala Lumpur

 

Jakarta - Kamar Dagang dan Industri (Kadin) Indonesia menyambangi pengusaha Malaysia di Kuala Lumpur untuk menggali peluang potensi bisnis yang masih terbuka luas di antara dua negara. Kunjungan ini juga sebagai upaya meningkatkan perdagangan dan investasi yang sudah dilakukan pemerintah.

 

Dalam kunjungan tersebut, delegasi Indonesia dipimpin langsung Ketua Umum Kadin Indonesia, Rosan P. Roeslani yang membawa  pimpinan Kadin dan pengusaha. Hadir pula menemani Menteri Perdagangan Enggartiasto Lukita.

 

Rosan mengatakan upaya untuk meningkatkan perdagangan dan investasi sudah dilakukan pemerintahan kedua negara melalui joint trade and investment committee (JTIC) sebagai forum G to B.

 

“Kita juga punya Malaysia-Indonesia business council yang aktif memberikan kontribusi terkait informasi hambatan bisnis dan potensi bisnis yang bisa digali. Malaysia dan Indonesia harus bisa menggali potensi kerjasama perdagangan dan investasi yang lebih besar lagi,” kata Rosan dalam keterangan tertulisnya, Jumat (21/10/2016).

 

Wakil Ketua Umum Kadin Bidang Hubungan Internasional, Shinta Widjaja Kamdani mengatakan Presiden Joko Widodo dan Perdana Menteri Malaysia Najib Razak sebelumnya menargetkan nilai perdagangan dua negara sebesar 30 miliar dolar AS dapat terwujud di masa mendatang.

 

“Pertemuan ini sekaligus untuk mendukung target pemerintah kedua negara karena ini juga menjadikan tantangan buat kita”, tuturnya. 

 

Seperti diketahui, pemerintah Indonesia saat ini sudah mengeluarkan berbagai paket kebijakan ekonomi untuk mendorong pertumbuhan ekonomi dengan cara menciptakan iklim yang kondusif bagi investor. Upaya ini tentunya tanpa melupakan pengawasan di lapangan.

 

Dari paket I sampai XIII, kebijakan ekonomi yang mencakup perbaikan di berbagai sektor pemerintah juga melakukan deregulasi kebijakan dengan memangkas total 204 regulasi.  

 

“Upaya -upaya perbaikan ini juga kita sampaikan kepada para pelaku bisnis Malaysia termasuk hambatan dan tantangan lainnya begitupun sebaliknya”,  jelasnya.

 

Berdasarkan data BPS total nilai perdagangan bilateral Indonesia- Malaysia pada 2015 mencapai  16,15 miliar dolar AS. Neraca perdagangan kedua negara  pada 2015 menunjukan angka sebesar 903,75 juta dolar AS defisit untuk Indonesia.

 

Adapun ekspor Indonesia ke Malaysia periode Januari- Maret 2016 tercatat 1,64 miliar dolar AS, turun 24,04 % dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya di angka 2,16 milIar dolar AS.

 

Sementara impor Indonesia dari Malaysia periode JanuarI- Maret 2016 tercatat  1,68 milIar dolar AS atau  turun 28,84% dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya sebesar 2,29 miliar dolar AS.  (*)  Albi Wahyudi

 

TANGGAPAN ANDA MENGENAI BERITA INI

Senang

0

Tidak Peduli

0

Marah

0

Sedih

0

Takjub

0

Lakukan login terlebih dahulu untuk menambah komentar dan voting

KOMENTAR TERBARU

X