Login

Username / Email :
Password :
Forgot Password Sign Up
Belum memiliki akun? Daftar Sekarang!
Close [x]
Nasional

Perekonomian Bali Lebih Tinggi Dibandingkan Nasional

Ekonomi & Bisnis
07 Nov 2016
Perekonomian Bali Lebih Tinggi Dibandingkan Nasional

 

Denpasar - Perekonomian Bali pada triwulan III-2016 mengalami pertumbuhan sebesar 6,26 persen. Angka pertumbuhan ini lebih tinggi dibanding pertumbuhan secara nasional pada triwulan yang sama tercatat 5,02 persen.

 

"Pertumbuhan ekonomi Bali yang signifikan itu lebih tinggi, jika dibandingkan dengan periode yang sama tahun sebelumnya (c-to-c) yang tercatat 6,07 persen," kata Kepala Badan Pusat Satatistik (BPS) Provinsi Bali Adi Nugroho di Denpasar, Senin (7/11/2016).

 

Dia mengatakan dari sisi lapangan usaha pertumbuhan tertinggi dicapai lapangan usaha jasa kesehatan sebesar 9,33 persen dan konstruksi sebesar 8,84 persen.

 

Sementara, bila dilihat dari sisi pengeluaran penunjang utama pertumbuhan ekonomi triwulan III-2016 (c-to-c) masih dipegang komponen impor barang dan jasa sebesar 33,36 persen diikuti ekspor barang dan jasa sebesar 13,18 persen.

 

Adi menambahkan, triwulan III-2016 masih didominasi lapangan usaha penyediaan akomodasi dan makan minum dengan kontribusi sebesar 22,89 persen. Kemudian, menyusul lapangan usaha pertanian, kehutanan dan perikanan sebesar 14,75 persen.

 

Beberapa lapangan usaha yang memiliki kontribusi di atas enam persen, di antaranya transportasi dan pergudangan 9,90 persen, konstruksi 8,86 persen, perdagangan besar, eceran, reparasi mobil dan sepeda motor 8,31 persen serta industri pengolahan sebesar 6,26 persen.

 

Adi menuturkan dari sisi pengeluaran peranan konsumsi rumah tangga sebesar 48,81 persen, diikuti komponen pembentukan modal tetap bruto (PMTB) sebesar 32,27 persen.

 

Total perekonomian Bali pada triwulan III-2016 yang diukur berdasarkan produk domestik regional bruto (PDRB) atas dasar berlaku (ADHB) mencapai Rp50,18 triliun dan berdasarkan atas dasar harga konstan (ADHK) mencapai Rp34,92 triliun.

 

Dijelaskan Adi, bila ekonomi Bali triwulan III-2016 jika dibanding triwulan yang sama tahun sebelumnya (y-on-y) tumbuh 6,17 persen lebih lambat jika dibandingkan dengan periode yang sama tahun sebelumnya sebesar 6,30 persen.

 

Pertumbuhan tertinggi terjadi pada lapangan usaha kontruksi sebesar 9,13 persen. Pada sisi lain pengeluaran PMTB dan perubahan inventori tumbuh sebesar 9,14 persen, konsumsi rumah tangga 4,99 persn serta ekspor barang dan jasa 1,10 persen.

 

Secara q-to-q atau jika dibandingkan dengan triwulan sebelumnya, ekonomi Bali triwulan III-2016 mampu tumbuh sebesar 2,73 persen. Dari sisi lapangan usaha, pertumbuhan tertinggi dicapai  jasa keuangan sebesar 4,85 persen, diikuti lapangan usaha transportasi 4,84 persen serta lapangan usaha penyediaan akomodasi dan lapangan usaha penyediaan akomodasi, makan minum 3,84 persen.

 

“Dari sisi pengeluaran PMTP dan perubahan inventori tumbuh paling tinggi yakni 1,86 persen dan konsumsi rumah tangga 0,47 persen,” ujar Adi.  (*)

 

Antara

TANGGAPAN ANDA MENGENAI BERITA INI

Senang

0

Tidak Peduli

0

Marah

0

Sedih

0

Takjub

0

Lakukan login terlebih dahulu untuk menambah komentar dan voting

KOMENTAR TERBARU

X