Login

Username / Email :
Password :
Forgot Password Sign Up
Belum memiliki akun? Daftar Sekarang!
Close [x]
Nasional

Kemenperin dan UNIDO Kerjasama Proyek Rp 528 miliar

Ekonomi & Bisnis
17 May 2016
Kemenperin dan UNIDO Kerjasama Proyek Rp 528 miliar

 

Jakarta - Kementerian Perindustrian dan United Nations Industrial Development Organization (UNIDO) tingkatkan kerjasama di sektor industri. Kerjasama dengan nilai sebesar USD 40 juta atau setara Rp 528 miliar ini mencakup 13 proyek.

 

 “Saat ini, lima proyek sedang berjalan dan sudah menelan dana sekitar Rp 230 miliar atau USD 17,48 juta. Sedangkan delapan proyek lainnya akan dikembangkan,” kata Menteri Perindustrian RI Saleh Husin seperti dikutip dari siaran persnya, Senin, (16/5/2016).

 

Lima proyek itu meliputi program peningkatan kapasitas industri perikanan, efisiensi penggunaan energi di sektor industri, pengenalan manajemen pengolahan limbah industri, efisiensi sumber daya dan produksi bersih, serta pemanfaatan energi terbarukan.

 

Ke depan, delapan proyek yang akan dikembangkan yaitu peningkatan nilai tambah produksi rumput laut di Sumenep, Jawa Timur; peningkatan produksi industri tempe untuk memenuhi kebutuhan nutrisi masyarakat Indonesia; mempromosikan efisiensi energi pada industri kecil dan menengah di Indonesia; memperkenalkan Best Available Techniques (BAT) dan Best Environmental Practices (BEP) pada proses pemanasan termal dalam industri logam di Eurocopter South East Asia (ESEA).

 

Selanjutnya, program percepatan dalam mengurangi penggunaan merkuri pada area pertambangan Gunung Botak, Maluku; meningkatkan penerapan Environmental Performance in the Extruded and Expanded industri busa; memberikan pelatihan untuk perawatan alat berat dan kendaraan niaga; serta kerjasama promosi antar zona industri.

 

Menurut Menperin, proyek-proyek dalam UNIDO Country Program itu sejalan dengan Rencana Pembangunan Jangka Panjang 2005-2025 dan Kebijakan Pengembangan Industri Nasional tahun 2015-2019. “Diharapkan komitmen donor country untuk proyek-proyek tersebut perlu didukung dengan komunikasi yang intensif seluruh stakeholders terkait,” tuturnya.

TANGGAPAN ANDA MENGENAI BERITA INI

Senang

0

Tidak Peduli

0

Marah

0

Sedih

0

Takjub

0

Lakukan login terlebih dahulu untuk menambah komentar dan voting

KOMENTAR TERBARU

X