
hariansuara.com, Jakarta - Badan Musyawarah Keluarga Jambi (BMKJ) Jakarta baru saja mengukuhkan kepengurusan dengan ketua umumnya yang baru.
Ketum BMKJ periode 2019-2023, Brigjen Pol Drs.H.Syafril Nursal SH MH, mengatakan semenjak tahun 1962 sudah ada cikal bakal dari BMKJ. Kemudian berlanjut di tahun 1965 berdiri ikatan masyakarat Jambi, barulah muncul BMKJ di tahun 1973.
Ketua BMKJ ke-13 ini mengucapkan terima kasih atas kepercayaan masyakarat Jambi yang diberikan kepadanya. Syafril mengatakan BMKJ adalah organisasi sosial bukan organisasi politik. Namun organisasi sosial ini sebuah organisasi besar bukan sekedar organisasi biasa. BMKJ ini sebagai wadah dan tempat berkumpulnya masyarakat Jambi seluruh Indonesia dengan segala macam potensi.
"Masyarakat Jambi memiliki potensi yang sangat besar dan saya berserta pengurus akan membesarkan organisasi ini dalam skala nasional. Kita punya orang pintar seperti profesor dan cendikiawan yang banyak sekali tersebar di indoensia. Apalagi yang S1 dan S2 nya banyak sekali. Yang apabila kita organisasikan dengan baik maka ini sebenarnya menjadi sebuah kekuatan yang besar untuk mendorong pertumbuhan dan pembangunan provinsi Jambi, " katanya di Acara Silaturahmi dan Halal Bihalal Masyakarat Jambi Se-Jabodetabek, di Jakarta, Minggu, (28/7/2019)
"Insyaallah setelah pengukuhan ini akan dilanjutkan dengan Munas untuk menetapkan angkatan dasar dan rumah tangga BMKJ, kemudian juga rapat kerja menyusun strategi kerja BMKJ. Saya harapkan BMKJ bekerja dengan program kerja yang telah ditetapkan,"tuturnya.
Tak ketinggalan, BMKJ juga akan melakukan fungsi kontrol sosial guna menjamin pembangunan provinsi Jambi.
"Kontrol Sosial kita lakukan dengan cara kontruktif bukan dengan mencari kesalahan. BMKJ turut serta bertanggung jawab agar pembangunan provinsi Jambi berjalan dengan baik," pungkasnya.(*)
Lakukan login terlebih dahulu untuk menambah komentar dan voting
KOMENTAR TERBARU