
hariansuara.com, Jakarta - Kondisi kesehatan dua aktivis Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia (PMII) Kabupaten Jember yang sempat pingsan hingga dirawat di rumah sakit usai demo ricuh di depan Kantor Pemerintah Kabupaten Jember, Jawa Timur, pada Selasa (15/10/2019), berangsur-angsur mulai membaik.
Dua mahasiswa yang masih menjalani perawatan hingga Rabu siang, yakni Rangga Everestiyantoro di Rumah Sakit Daerah (RSD) dr Soebandi Jember dan Latifurrahman menjalani perawatan di RSU Kaliwates, karena mengalami sesak napas setelah terjadi aksi dorong antara mahasiswa dengan petugas hingga pagar Kantor Pemkab Jember roboh.
"Alhamdulillah, kondisi kedua sahabat kami sudah membaik. Mudah-mudahan hari Rabu ini diperbolehkan pulang oleh dokter," kata Ketua PMII Cabang Jember Ahmad Hamdi Hidayatullah, seperti dilansir Antara.
Menurutnya tidak ada luka serius yang dialami oleh kedua aktivis PMII Jember itu, karena tidak ada aksi bentrok dan yang terjadi adalah aksi saling dorong antara mahasiswa dengan petugas yang dipicu tidak ditemuinya mahasiswa oleh Bupati Jember Faida, sehingga menyulut kemarahan mahasiswa.
"Keduanya hanya mengeluh nyeri dan kadang sesak napas saat terjadi ricuh di Kantor Pemkab Jember, sehingga mahasiswa dibantu polisi membawa keduanya ke rumah sakit. Alhamdulillah kondisinya sudah sehat kembali," tuturnya.(*)
Lakukan login terlebih dahulu untuk menambah komentar dan voting
KOMENTAR TERBARU