
hariansuara.com, Jakarta - Kemarau yang berkepanjangan telah mengakibatkan 11 kecamatan di Kabupaten Jember, Jawa Timur, mengalami krisis air bersih.
Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Jember pun mendistribusikan air bersih tidak hanya dengan melakukan drop air, tetapi juga membagikan jeriken dan tandon-tandon air ke warga yang mengalami krisis air bersih.
Total ada 1634 KK yang tersebar di 11 kecamatan yang mengalami krisis air bersih, diantara kecamatan Sumbersari, Kecamatan Sukowono, Kecamatan Silo, Kecamatan Rambi Puji.
Dilansir Antara, Kamis, (30/10/2019), Satuki Kepala BPBD Jember mengatakan total jumlah keseluruhan yang sudah ditangani BPBD Jember sejak Agustus sampai hari ini sudah sekitar 1600 KK dan 10 ribu lebih yang telah dibantu.
Dan guna mengantisipasi bertambahnya wilayah yang mengalami krisis air bersih akibat kemarau panjang BPBD Jember akan menggandeng perusahaan air minum, yang tidak dimiliki oleh pemerintah daerah saja tetapi juga swasta.(*)
Lakukan login terlebih dahulu untuk menambah komentar dan voting
KOMENTAR TERBARU