
hariansuara.com, Jember - Jembatan Semanggi di Jember mendapat sorotan. Selain soal anggaran yang dipermasalahkan anggota Komisi C DPRD, secara estetika hasil hiasan jembatan ini sangat mengganggu pemandangan.
Dian Putra, Founder and Owner Indonesia Construction and Architecture Network, menduga desain hiasan ini terinspirasi dari Jembatan Penyeberangan Orang (JPO) Gelora Bung Karno di Jakarta.
Baginya, meniru atau terinspirasi desain yang sudah ada boleh-boleh saja, tapi harus lebih baik dari aslinya.
"Menurut hemat saya, dengan hasil hiasan seperti ini, Jembatan Semanggi tidak akan menarik untuk dijadikan spot wisata yang instagramable, sehingga berpeluang menjadi proyek sia-sia dan tidak berkelanjutan," tulisnya dalam posting di akun sosial medianya.
Saran Dian, untuk urusan desain mempercantik kota sebaiknya pemerintah Jember membuat lompatan yang signifikan dengan melibatkan perguruan tinggi dan menyerahkan kepada ahli desain arsitektur, termasuk melibatkan asosiasi profesi arsitek: Ikatan Arsitek Indonesia Provinsi Jawa Timur. Termasuk juga membiasakan mekanisme sayembara untuk mendapatkan desain terbaik. (*)
Lakukan login terlebih dahulu untuk menambah komentar dan voting
KOMENTAR TERBARU