
hariansuara.com, Jakarta - Gubernur Jawa Timur, Khofifah Indar Parawansa, dalam sesi konferensi pers di Gedung Negara Grahadi, Rabu,(1/4/2020), mengatakan jumlah pasien Covid-19 yang sembuh lebih banyak dan jumlah yang dirawat mulai berkurang.
Ia menjelaskan, data pasien positif Covid-19 di Jatim sejak 18 Maret 2020 hingga sekarang berjumlah 103 orang terkonfirmasi positif, 9 orang meninggal dan yang sembuh 22 orang. “Berarti sekarang tinggal 72 orang yang dirawat," jelas Khofifah.
Untuk Rabu kemarin ada lima pasien yang terkonversi negatif atau dinyatakan sembuh dari Kabupaten Magetan. Secara persentase jumlah yang sembuh mencapai 21 persen dan yang meninggal 8,7 persen
Pasien Dalam Pengawasan (PDP) juga mengalami penurunan. Dari jumlah total PDP sebanyak 536 orang, kini menjadi 352 orang PDP. Dari total PDP ada yang positif, ada yang meninggal dan ada juga yang sudah tidak dalam pengawasan.
Sementara jumlah Orang Dalam Pemantauan(ODP) dari total 7328 orang, kini menjadi 5919 orang. “Artinya tim tracing kita cukup detail untuk bisa melakukan indentifikasi apakah ODP atau PDP," tambahnya.
Sementara itu, Rapid Test yang dilakukan hari ini semua terkonfirmasi negatif.Total Rapid Test yang dilakukan sejak kemarin hingga hari ini berjumlah 2371 dan yang positif 49.
"Saya minta Gugus Tugas Kuratif untuk segera melakukan SWAP atau PCR bagi mereka yang sudah dinyatakan positif, karena Rapid Test sifatnya secreening awal," ujarnya. (*)
Lakukan login terlebih dahulu untuk menambah komentar dan voting
KOMENTAR TERBARU