
hariansuara.com, Jember - Guna memastikan penerapan Physical Distancing di kawasan industri yang berada di Kabupaten Jember, Polres Jember melakukan inspeksi mendadak (Sidak) ke perusahaan cerutu PTPN X Bobin Kecamatan Arjasa, Senin, (13/4/2020).
Sidak dipimpin langsung Kapolres Jember AKBP. Aris Supriyono, S.I.K, M. Si bersama Dandim 0824 Jember Letkol Inf. Laode M. Noerdin didampingi jajaran Muspika Kecamatan Arjasa ke lingkungan perusahaan yang memiliki 3200 karyawan itu.
Dalam sidak kali ini, sejumlah Aparat Kepolisian, TNI dan Satpol PP langsung menuju ke gudang produksi. Tampak para pekerja saling menjaga jarak satu sama lain. Ada garis pembatas di antrian berjarak satu meter. Tujuannya agar tidak berdesak-desakan. Setiap karyawan yang masuk wajib menggunakan masker.
Di Pabrik juga terdapat pemeriksaan suhu badan saat masuk ke lingkungan kerja dengan menggunakan thermo gun. Jika ditemukan suhu diatas 38 celcius, karyawan itu langsung diantar ke rumah sakit rujukan untuk ditangani lebih lanjut.
Pada bagian produksi di pabrik cerutu tersebut, Kapolres Jember memantau langsung aktivitas para pekerja. Di pabrik itu physical distancing sudah diterapkan dengan baik.
General Manager PTPN X Bobbin Zuhri mengatakan pihaknya tetap berkomitmen menjalankan protokol pencegahan Covid-19 di lingkungan BUMN maupun penerapan aturan dari pemerintah.
"Alhamdulillah, upaya kami tentunya demi mencegah 3200 orang karyawan Bobbin terhindar dari penularan Covid 19. Mengingat pentingnya sektor Industri agar tetap berjalan dalam menggerakkan roda perekonomian", paparnya.
Sementara itu Kapolres Jember melalui Kapolsek Arjasa AKP. Eko Basuki, SH mengatakan kegiatan ini dilaksanakan berdasarkan maklumat Kapolri dan pemerintah pusat dalam rangka memutus mata rantai penyebaran Virus Corona.
"Dalam Sidak ini Kami menghimbau agar pihak perusahaan melakukan protokoler kesehatan kepada para karyawannya. Harapannya, physical distancing betul-betul dilaksanakan terutama di sektor industri," ujarnya.(*)
Lakukan login terlebih dahulu untuk menambah komentar dan voting
KOMENTAR TERBARU