
hariansuara.com, Jember - Kapolsek Patrang Iptu Solihin Agus Wijaya bersama Kanit Polsek Patrang dan tim identifikasi Polres Jember, mendatangi TKP dimana dua orang warga meninggal secara tragis di Kelurahan Bintoro, Semenggu RT 01 RW 04 dan Kelurahan Slawu, Sumber Langon, Patrang Jember.
Polisi datang setelah mendapat laporan dari Ketua RT setempat yang melapor ke polsek. "Ketua RT mendapatkan informasi dari warganya atas nama Pak Edi yang mengetahui meninggalnya Hatijah," katanya.
Kemudian Pak Edi menghampiri dan mendapati Hatijah sudah dalam Kondisi terkapar di tempat tidur kamarnya dengan bersimbah darah yang selanjutnya berteriak minta tolong kepada warga sekitar sambil menggendong anak Hatijah.
"Menurut saksi, saat menghampiri anak korban yang sedang menangis dia melihat suami korban Ahmad Riyanto sedang lari melewati pintu belakang saat di tanya oleh saksi, kok lari kamu ? Ahmad Riyanto menjawab mau ke rumah saudara di Sumber langon, Slawu," kata Kapolsek.
Selang beberapa menit kemudian Edi bersama Ketua RT dan warga bersama sama mencari Ahmad Riyanto yang diduga pelaku penganiayaan yang mengakibatkan korban meninggal dunia.
"Setelah dilakukan pencarian, warga mendengar Ahmad Riyanto gantung diri di bawah pohon aplukat di Sumber langon Slawu dan setelah dilakukan indentifikasi oleh tim tidak ditemukan di tubuh korban adanya kekerasan," kata Kapolsek Patrang.
Sementara itu menurut informasi yang berhasil dihimpun dilokasi kejadian, Ahmad Riyanto sebelumnya merantau di Sumatra dan Malaysia. Dari pernikahan dengan Hatijah, mereka memiliki dua orang anak yang masih berusia 3 tahun dan 1 tahun, yang mana anak pertama dari mereka menyandang status disabilitas.(*)
Lakukan login terlebih dahulu untuk menambah komentar dan voting
KOMENTAR TERBARU