Login

Username / Email :
Password :
Forgot Password Sign Up
Belum memiliki akun? Daftar Sekarang!
Close [x]
Nasional

Inspirasi Dra Hj Kasih Fajarini Bangun Bisnis dari Nol di Talkshow Jember Sae

Cakrawala Daerah
22 Mar 2021
Inspirasi Dra Hj Kasih Fajarini Bangun Bisnis dari Nol di Talkshow Jember Sae

hariansuara.com, Jember – Ketua TP PKK (Tim Penggerak Pemberdayaan Kesejahteraan Keluarga) dan Dekranasda (Dewan Kerajinan Nasional Daerah) Kabupaten Jember, Dra Hj Kasih Fajarini, berbagi inspirasi bisnis dalam talkshow bertajuk Perempuan Jember untuk Indonesia Maju.

“Membangun bisnis dari nol itu mesti kerja keras dan tekun,” demikian kunci istri Bupati Hendy Siswanto, yang sejak 1990 merintis bisnis toko busana Rien Collection di Jalan Sultan Agung No.9, Kb. Kidul, Jember Kidul, Kaliwates, Jember. 

Dengan kerja keras dan ketekunan itulah, serta doa dan dukungan suami maupun anak-anak, kini gerai Rien Collection telah beranak menjadi sedikitnya 9 toko, tersebar di Jember, Madiun, Semarang, Yogyakarta dan Jakarta.  

“Passion, gairah, terhadap bidang bisnis yang ditekuni juga berperan besar sekali dalam membangun suatu usaha. Jadi, tetap bersemangat membangun usaha, karena suka,” lanjut Bu Rien, sapaannya.

Sedikit latar belakang, sejak belia, tatkala duduk di bangku sekolah menengah pertama, Bu Rien sudah tertarik pada dunia mode. Karena suka, ia pun mendalami jahit-menjahit, membuat desain busana, sehingga di SMP itu, ia sudah bisa membuat busana sendiri. Dan, teman-temannya tertarik, sehingga minta dirancang dan dibuatkan olehnya. 

Dari situ, Bu Rien makin bersemangat menjahit hingga memasuki usia dewasa, menyelesaikani kuliah, menikah dan berkeluarga sampai kini. Ia terus berkecimpung di dunia mode busana muslimah dan juga umum.

“Saya putuskan merintis usaha toko busana di rumah, sehingga kegiatan itu bisa disambi sambil merawat dan mendidik anak-anak, mengurus keluarga. Sekali dayung, dua tiga pulau terlampaui. Keluarga prioritas utama  terperhatikan, dan bisnis bisa dijalani secara berbarengan,” urai Bu Rien suatu ketika kepada hariansuara.

Talkshow positif ini yang ditayangkan langsung dalam sesi Ngobrol Pintar Asek Bareng Dulur (Ngopi Lur) digagas LP2M (Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat) Universitas Jember bekerja sama dengan Polres Jember dan Bank Indonesia. 

Tampil narasumber inspiratif lainnya, Dr Linda Dewi Eriyanti, Ketua Pusat Studi Gender UNEJ, yang menyampaikan data-data terkait gambaran tingkat kemandirian, kesejahteraan dan kesetaraan perempuan Jember. 

Kemudian figur Nurhayati, Ketua Gerkatin (Gerakan untuk Kesejahteraan Tuna Rungu Indonesia) yang mendedikasikan dirinya dalam pengajaran bahasa isyarat. Kepeduliannya kepada kemaslahatan kaum tuna rungu melandasi kiprahnya selama ini.

Diharapkan, dengan paham bahasa isyarat, masyarakat umum dapat berkomunikasi dengan lebih baik dengan kaum tuna rungu. Dalam lingkup lebih luas, kaum tuna rungu bisa mendapatkan akses lebih baik dalam pelayanan publik maupun pelayanan kesehatan di rumah sakit. (*) sari/stmh     Foto: IST & Pemkab Jember

TANGGAPAN ANDA MENGENAI BERITA INI

Senang

0

Tidak Peduli

0

Marah

0

Sedih

0

Takjub

0

Lakukan login terlebih dahulu untuk menambah komentar dan voting

KOMENTAR TERBARU

X