Login

Username / Email :
Password :
Forgot Password Sign Up
Belum memiliki akun? Daftar Sekarang!
Close [x]
Nasional

TP PKK Jember ke Sukorambi, Jemput Bola Akselerasi Turunkan AKI, AKB dan Stunting

Cakrawala Daerah
11 Jun 2021
TP PKK Jember ke Sukorambi, Jemput Bola Akselerasi Turunkan AKI, AKB dan Stunting

hariansuara.com, Jember - Tim Penggerak Pemberdaya Kesejahteraan Keluarga (TP PKK) Kabupaten Jember terus proaktif mendatangi masyarakat di tiap Kecamatan. Mereka kompak, bahu membahu, tulus hati dan gembira melayani masyarakat. 

Setelah ke beberapa desa dan kecamatan, kali lalu Ketua TP PKK Jember, Dra Hj Kasih Fajarini, bersama Wakil Ketua Hj Ervita Afdilah Sari dan pengurus TP PKK Jember menghadiri sarasehan di Kecamatan Sukorambi. 

 

Agenda kegiatan TP PKK hari itu terfokus pada ikhtiar mengakselerasi penurunan Angka Kematian Ibu (AKI), Angka Kematian Bayi (AKB) dam stunting di daerah tersebut. 

Untuk itu, Ketua TP PKK memberikan arahan kepada Posyandu dan mengajak PKK Kecamatan Sukorambi untuk bersama-sama menanggulangi AKI, AKB dan Stunting yang masih tinggi di Jember. Tak kalah pentingnya, mencegah ketiga masalah ini terus bertambah di masyarakat. 

“AKI, AKB dan stunting merupakan  yang harus ditanggulangi bersama untuk menyelamatkan masa depan. Kematian ibu dan bali Dalam kesempatan tersebut Ibu Ketua TP PKK Kabupaten Jember memberikan pengarahan kepada Posyandu serta melakukan sarasehan dengan Tim Penggerak PKK Kec. Sukorambi dalam percepatan penurunan AKI, AKB dan Stunting di Kec. Sukorambi.

Tinggi rendahnya kualitas kesehatan ibu dan angka kematian bayi menjadi salah satu indikator derajat kesehatan suatu negara, termasuk kecamatan. Tingginya AKI dan AKB menunjukkan kemampuan dan kualitas dalam memberi pelayanan kesehatan. Di sini Posyandu, sebagai pos pelayanan terpadu yang bersentuhan langsung dengan masyarakat, memegang peran sangat penting untuk menyelamatkan warga dari AKI, AKB, dan stunting. 

Sebagai mitra pemerintah dalam melayani masyarakat, TP PKK dan Pemkab bersinergi jemput bola ke daerah-daerah. Menyerap aspirasi masyarakat, menggali akar permasalahan setempat, menggugah seluruh elemen masyakat untuk proaktif menyelamatkan warga dari AKI, AKB dan Stunting. 

Catatan, salah satu penyebab AKI, AKB dan stunting adalah faktor gizi yang buruk. Ibu yang tak memperoleh asupan makanan bergizi saat mengandung, akan menyebabkan janin dalam rahim kekurangan gizi juga. Ketika setelah lahir dalam 1.000 hari pertama kelahiran (HPK) si bayi masih kekurangan gizi, maka terjadilah stunting. 

Karena itu, Pemkab Jember serius melakukan kiat-kiat perbaikan gizi masyarakat. Di Desa Jubung, Sukorambi beberapa waktu lalu, misalnya, Bupati Hendy Siswanto menjadikan 18 kolam ikan air payau dalam berbagai ukuran di sana untuk budidaya ikan.

Diharapkan, ikan sebagai sumber protein dapat memenuhi kebutuhan gizi masyarakat. Kelak, perbaikan gizi ini dapat menangani masalah AKI, AKB dan stunting. (*) Santang/Maulana     Foto: @tppkkjember

TANGGAPAN ANDA MENGENAI BERITA INI

Senang

0

Tidak Peduli

0

Marah

0

Sedih

0

Takjub

0

Lakukan login terlebih dahulu untuk menambah komentar dan voting

KOMENTAR TERBARU

X