
Madiun - Bulog Sub Divre 4 Madiun telah mendistribusikan 60 ton beras dari jatah cadangan beras pemerintah (CBP) untuk membantu penanggulangan korban bencana alam di wilayah kerjanya.
"Dari tiga pemerintah daerah di wilayahkami, hanya Pemerintah Kabupaten Ngawi yang tahun ini mengajukan penditribusian jatah CBP. Yakni sebanyak 60 ton," ujar Wakil Kepala Bulog Sub Divre 4 Madiun Edy Sarjono di Madiun, 30/12.
Beras tersebut digunakan untuk membantu korban bencana alam banjir yang terjadi di sejumlah daerah Kabupaten Ngawi akibat luapan Sungai Bengawan Solo dan Madiun pada bulan Oktober dan November lalu.
Sesuai aturan, jatah CBP untuk masing-masing pemerintah daerah adalah 100 ton per tahun dan itu gratis. Jika jumlah tersebut masih kurang, pemerintah daerah bisa meminta tambahan ke provinsi dengan jatah 200 ton untuk masing-masing kota / kabupaten per tahun.
Jika jatah CBP tersebut tidak diminta oleh pemda, maka otomatis akan hangus setelah tahun berjalan habis dan masuk kembali ke dalam stok beras Bulog.
Ia menjelaskan, kebutuhan beras di wilayah Bulog Sub Divre 4 Madiun mencapai 2.337 ton per bulan. Jumlah tersebut didistribusikan untuk wilayah Kota Madiun, Kabupaten Madiun, Ngawi.(*)
Lakukan login terlebih dahulu untuk menambah komentar dan voting
KOMENTAR TERBARU