
Jakarta - Akhirnya Endah Cakrawati meninggal dalam kecelakaan pesawat kecil di Perth, Australia. Pihak KJRI Perth di Australia mengatakan sebelum pulang ke Indonesia jenazah Endah akan diotopsi terlebih dahulu.
"Otopsi itu wajib di sini. Prosedur wajib dalam kecelakaan harus diotopsi, tentunya harus menunggu keluarga," kata Pejabat Fungsi Penerangan dan Sosial Budaya KJRI Perth, Widya Sindu, Sabtu 28/1.
Menurutnya, pihak KJRI akan membantu mengurusi pemulangan jenazah Endah. Termasuk mengurus visa keluarga yang akan menjemput Endah.
"Kehadiran orang tua sangat diperlukan untuk persetujuan otopsi," tutur Widya.
Diberitakan ayah Endah, Kosim, rencananya akan menjemput jenazah putrinya ke Perth. Dia berharap jenazah Endah bisa pulang bersamanya ke Indonesia.
"Saya ke sana untuk mengurus, ambil jenazah. Proses pemulangannya saya harapkan jenazah ikut pulang," ujar Kosim di daerah Kramatwatu, Serang, Banten, Jumat 27/1.
Endah Cakrawati, seorang WNI yang bekerja sebagai investor relations manager PT Cokal Ltd. Ia tewas dalam kecelakaan pesawat kecil jenis Grumman G-73 Mallard, yang diterbangkan pasangannya, Peter Lynch. Naas itu terjadi pada Kamis 26/1.
Pesawat jatuh menghujam Sungai Swan, Perth, saat perayaan Australia Day.
Pesta kembang api di Perth untuk merayakan Australia Day sempat ditunda sebagai empati kepada keluarga korban yang berduka.(*)
Lakukan login terlebih dahulu untuk menambah komentar dan voting
KOMENTAR TERBARU