Login

Username / Email :
Password :
Forgot Password Sign Up
Belum memiliki akun? Daftar Sekarang!
Close [x]
Nasional

Sulbar Atasi Krisis Gas Lewat Agen Desa

Cakrawala Daerah
03 Feb 2017
Sulbar Atasi Krisis Gas Lewat Agen Desa

 

Mamuju - Pemerintah membentuk agen pangkalan tabung gas melon 3 kg di tingkat desa Provinsi Sulawesi Barat untuk mengawasi distribusi gas elpiji agar tetap tersedia di masyarakat.

 

"Ini sebagai bentuk antisipasi untuk mengatasi ketika ada kelangkaan mulai terjadi di desa khususnya daerah tertinggal di Sulbar seperti Kabupaten Polewali Mandar dan Kabupaten Mamuju Tengah," kata Kepala Seksi Minyak dan Gas Dinas Energi dan Sumber Daya Mineral Provinsi Sulbar, Farid Asyhadi.

 

Farid mengatakan, agen pangkalan desa yang ada di seluruh wilayah Sulbar juga diberi kuota distribusi tabung gas elpiji sekitar 60 unit.

 

"Kalau distribusi dari distributor tabung gas elpiji di Kota Pare-Pare tidak lancar karena terlambat masuk ke wilayah Sulbar, maka pangkalan yang memiliki persediaan hingga 2000 tabung gas pada sejumlah Kabupaten di Sulbar harus menyediakan tabung gas elpiji pada desa yang sudah mengalami kelangkaan," ungkap Farid.

 

Lanjutnya, untuk mengatasi kelangkaan tabung gas, dilakukan juga pola tertutup yakni tiap pangkalan desa harus segera melakukan laporan pada pemerintah untuk segera mendistribusikan tabung gas kepada desa yang mengalami kelangkaan.

 

Kelangkaan di Sulbar umumnya terjadi akibat lambatnya distribusi, karena kapal tangker pengangkut tabung gas sering telat mendistribusikan ke depo pertamina Pare Pare.

 

"Kuota untuk Sulbar sebanyak 4000000 tabung gas setiap bulan sudah cukup memenuhi kebutuhan masyarakat Sulbar yang berjumlah 1,5 juta jiwa, dan kuota itu setiap tahun ditingkatkan sekitar 10 sampai 15 persen, disesuaikan dengan kebutuhan masyarakat," tuturnya.

 

"Pemberlakuan harga eceren tertinggi (HET) yang ditetapkan melalui peraturan Gubernur (Pergub) merupakan solusi agar harga tabung gas tidak mengalami kelangkaan, dan harga tidak dimainkan pangkalan, apalagi telah diawasi aparat kepolisian," tuturnya lagi.(*)

TANGGAPAN ANDA MENGENAI BERITA INI

Senang

0

Tidak Peduli

0

Marah

0

Sedih

0

Takjub

0

Lakukan login terlebih dahulu untuk menambah komentar dan voting

KOMENTAR TERBARU

X