
Bolaang Mongondow – PLN meresmikan jaringan listrik di Desa Perjuangan, Bolaang Mongondow.
GM PLN Wilayah Sulawesi Utara, Sulawesi Tengah dan Gorontalo Baringin Nababan membuka peresmian tersebut.
Acara diselenggarakan bersamaan dengan acara peresmian rumah warga Komunitas Adat Terpencil oleh Menteri Sosial Khofifah Indar Parawansa. Turut hadir Dirjen Pemberdayaan Sosial Hartono Laras, Bupati Bolaang Mongondow Selatan Herson Mayulu dan wakilnya Iskandar Kamaru.
Desa Perjuangan merupakan pemekaran dari Desa Posilagon sejak empat tahun lalu. Letaknya di Kabupaten Bolaang Mongondow Selatan.
Populasi penduduknya sekitar 311 jiwa, dan luas wilayah pemukimannya mencapai 7 km. Mayoritas penduduk disana bermata pencaharian sebagai petani dan nelayan.
Masyarakat disana terlihat sangat antusias dengan adanya program perluasan jaringan PLN.
“Hal ini dapat dilihat dari kontribusi masyarakat yang rela pohonnya ditebang untuk perluasan jaringan listrik. Masyarakat juga sangat terbantu dengan adanya aliran listrik di desa tersebut,” ujar Khofifah.
Baringin menyampaikan, bahwa PLN memiliki target pemasangan listrik sebanyak 50 desa pada tahun 2017.
Desa yang sudah menggunakan listrik PLN pada akhir 2016 yakni Desa Paisulelang, Desa Bahari Makmur, Dusun Tiga Lompongan di Luwuk serta Desa Perjuangan di Bolsel.
Yang menarik dari Desa Paisulelang adalah, semenjak terkena bencana gempa bumi pada tahun 2000, masyarakat Desa Paisulelang hidup tanpa merasakan aliran listrik selama 16 tahun lamanya.
Pada tahun 2016 lalu, listrik masuk ke desa tersebut. Warga menganggap itu sebagai kado Natal dan Tahun Baru yang sangat berkesan dari PLN.
Hal ini merupakan kebanggan bagi PLN yang bertekad menerangi seluruh negeri hingga pelosok desa yang masih terpencil.
Harapannya di tahun 2017 ini, PLN dapat menerangi desa-desa lainnya di Sulut.(*)
Lakukan login terlebih dahulu untuk menambah komentar dan voting
KOMENTAR TERBARU