
Jember – Sejumlah santri Pondok Pesantren Nurul Islam Jember, Jawa Timur, menciptakan inovasi alat penetas telur unggas. Keunggulannya, selain bisa mempercepat proses penetasan, juga bisa menentukan jenis kelamin pada telur unggas yang ditetaskan.
Alat ini dibuat dari limbah elektronik perangkat komputer dan diberi nama “DITRONIKGATOR”.
Ketua tim Ditronikgator Rizal Bagus mengatakan, untuk menentukan jenis kelamin telur jantan atau betina, cukup mengatur suhu panas yang dihasilkan dari bola lampu dan alat pemanas air yang disambungkan dengan pipa ke dalam DITRONIKGATOR.
“Agar dapat menghasilkan jenis kelamin betina pada telur diperlukan suhu panas 35 – 45 derajat celcius sedangkan untuk jenis kelamin jantan diperlukan suhu panas kurang dari 35 derajat celcius dan tidak lebih 28 derajat celcius,” ujarnya.
Ia menambahkan, untuk mempermudah dalam menentukan suhu panas, alat terlebih dahulu diprogram dan dibuatkan tombol khusus dengan warna berbeda. Tombol merah untuk kelamin betina dan hijau untuk kelamin jantan.
Kepala Sekolah SMA NURIS Robith Qoshidi menuturkan, dari hasil uji coba yang dilakukan, tingkat akurasinya mencapai 95 persen dan mampu memperkecil jumlah telur yang gagal menetas.
“Ia berharap DITRONIKGATOR dapat membantu para peternak unggas agar dapat meningkatkan produktivitas peternakannya,” katanya.(Liputan eksklusif Kumbang Ari)
Lakukan login terlebih dahulu untuk menambah komentar dan voting
KOMENTAR TERBARU