
Banda Aceh – Dalam rangka menyambut pelaksanaan Pilkada, Pemerintah Aceh menggelar zikir dan doa bersama yang berlangsung di Masjid Raya Baiturrahman, Banda Aceh, Minggu malam (12/2).
"Kita berharap zikir dan doa akan mampu menghadirkan suasana aman sejuk dan tenang, dalam menyambut Pelaksanaan Pemilihan Umum Kepala Daerah di Aceh periode 2017-2022," kata Gubernur Aceh, Zaini Abdullah.
Gubernur Zaini Abdullah menjelaskan melalui kegiatan tersebut nantinya juga dapat diperoleh petunjuk dari Allah bagaimana warga Aceh bisa memilih calon pemimpin Aceh yang terbaik sesuai dengan ketetapan hati.
"Semoga tidak ada masyarakat Aceh yang golput. Mudah-mudahan, setelah pelaksanaan zikir dan doa ini nantinya, Allah akan menunjukkan yang terbaik kepada kita bersama," kata Zaini Abdullah.
Sementara itu, Ustadz Arifin Ilham, dalam tausyiahnya menekankan tentang keutamaan dan pentingnya zikir dalam kehidupan dan keseharian manusia. Zikir bukan semata memberi ketenangan dan ketenteraman pribadi tapi juga mampu mendamaikan seluruh negeri.
"Semoga zikir ini menjadikan kita pribadi yang tenang menenangkan, damai mendamaikan. Mari kita mulai zikir ini dengan penuh keikhlasan dan berserah diri kepada Allah," kata Arifin Ilham.
Pilkada Aceh akan digelar serentak antara pemilihan gubernur dan wakil gubernur dengan pemilihan 20 bupati dan wali kota beserta wakil dari 23 kabupaten dan kota di provinsi itu. Pilkada serentak tersebut digelar 15 Februari 2017.
Pemilihan gubernur dan wakil gubernur Aceh diikuti enam pasangan calon, yakni Tarmizi A Karim dan Machsalmina, Zakaria Saman dan T Alaidinsyah.
Kemudian, Abdullah Puteh dan Sayed Mustafa Usab, Zaini Abdullah dan Nasaruddin, Muzakir Manaf dan TA Khalid serta pasangan Irwandi Yusuf dan Nova Iriansyah.(*)
Lakukan login terlebih dahulu untuk menambah komentar dan voting
KOMENTAR TERBARU