Login

Username / Email :
Password :
Forgot Password Sign Up
Belum memiliki akun? Daftar Sekarang!
Close [x]
Nasional

Dugaan Pipa Gas Pertamina Meledak, 11 Warga Mengungsi

Cakrawala Daerah
17 Feb 2017
Dugaan Pipa Gas Pertamina Meledak, 11 Warga Mengungsi

 

Bojonegoro - Suara ledakan diikuti retakan tanah membuat 11 warga mengungsi di Desa Wonocolo, Kecamatan Kedewan. Pertamina EP Asset 4 Field Cepu, Jawa Tengah, memastikan tidak ada pipa migas di lokasi tersebut.

 

"Kecil kemungkinan disebabkan ada ledakan pipa migas, sebab tanah retak itu lokasinya jauh dari operasi," kata Manajer Pertamina EP Asset 4 Field Cepu Agus Amperiyanto.

 

Ia memperkirakan, peristiwa tersebut adalah peristiwa alam murni yang dipicu berkurangnya vegetasi di atasnya.

 

Hal sama disampaikan Camat Kedewan Bojonegoro Muh. Arifin, yang mengatakan bahwa lokasi tanah retak yang masuk wilayah pertambangan (WP) Pertamina EP Asset 4 Field Cepu jauh dari lokasi penambangan sumur minyak.

 

"Di lokasi tanah retak itu ada rumah mengelompok dan lokasinya jauh dari penambangan sumur minyak tua," ungkapnya.

 

Seorang ahli geologi dari Yogyakarta Ir. Hadiarso Sjoekoer menjelaskan lokasi setempat berada di "antiklin" sehingga ketika terjadi tekanan dari bawah yang kuat mengakibatkan tanah retak yang menimbulkan suara ledakan.

 

"Kalau tekanan dari bawah kuat maka bisa ke luar minyak sendiri, tetapi kalau kemudian tekanan dari bawah berkurang maka proses retakan tanah juga berhenti," tuturnya.

 

Berdasar laporan Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Bojonegoro Andik Sudjarwo, menjelaskan, bahwa retakan tanah di Desa Wonocolo, Kecamatan Kedewan, cukup parah dan membahayakan permukiman warga.

 

BPBD akan bekerjasama dengan Pengembangan Sumber Daya Migas Cepu, Jawa Tengah, untuk melakukan penelitian penyebab pasti terjadinya tanah retak di kawasan setempat.

 

"Hasil penelitian akan dimanfaatkan untuk pertimbangan mengambil langkah selanjutnya," ucapnya.(*)

TANGGAPAN ANDA MENGENAI BERITA INI

Senang

0

Tidak Peduli

0

Marah

0

Sedih

0

Takjub

0

Lakukan login terlebih dahulu untuk menambah komentar dan voting

KOMENTAR TERBARU

X