
Kendari – Sebanyak 62.459 tenaga kerja bisa diserap dari Industri Kecil dan Menengah (IKM) di Provinsi Sulawesi Tenggara pada 2016. Jumlah ini meningkat dari tahun 2015 yang tercatat sebanyak 60.056 tenaga kerja.
"Penyerapan tenaga kerja di IKM berbagai sektor usaha seperti pangan, sandang, kimia, dan bahan bangunan, olahan pertanian dan perikanan, serta kerajinan," kata Kepala Dinas Perindustrian dan Perdagangan Sultra Sitti Saleha.
Ia mengungkapkan, penyerapan yang cukup tinggi itu mampu menekan angka kemiskinan dan pengangguran di Sultra.
Menurutnya, perkembangan IKM cukup berperan dalam mempercepat pembangunan daerah sekaligus menekan angka kemiskinan dan penggangguran.
"Serapan tenaga kerja di industri kecil dan menengah ini seiring gencarnya program pemerintah memberdayakan pelaku usaha untuk terus mengembangkan usaha dan produktivitas," ujarnya.
Jika produksi meningkat, katanya, pasti pelaku usaha membutuhkan tenaga kerja yang banyak untuk melayani permintaan konsumen.
"Kami terus melakukan peningkatan sumber daya manusia (SDM) kepada pelaku usaha melalui pembinaan, pemasaran, dan bantuan peralatan semimodern kepada pelaku usaha untuk meningkatkan produksi," tutupnya.(*)
Lakukan login terlebih dahulu untuk menambah komentar dan voting
KOMENTAR TERBARU