Login

Username / Email :
Password :
Forgot Password Sign Up
Belum memiliki akun? Daftar Sekarang!
Close [x]
Nasional

DLH Ancam Tutup Hotel Dan Restoran Di Makassar

Cakrawala Daerah
22 Feb 2017
DLH Ancam Tutup Hotel Dan Restoran Di Makassar

 

Makassar – Semua pengusahan perhotelan dan restoran diancam Dinas Lingkungan Hidup Kota Makassar, Sulawesi Selatan, agar melengkapi semua persyaratan tentang administrasi instalasi pengelolaan air limbah (Ipal).

 

"Semua hotel, restoran dan rumah makan harus punya pengelolaan air limbahnya (Ipal) dan jangan langsung buang ke selokan karena itu jelas-jelas pencemaran," ujar Kepala Bidang Pengawasan dan Pengendalian Pencemaran Lingkungan Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kota Makassar, Johanna.

 

Sebelumnya, tim DLH Makassar telah melakukan serangkaian inspeksi dan pemantauan terhadap hotel-hotel dan restoran yang ditengarai tidak memiliki pengelolaan air limbah.

 

Hasilnya dua hotel dan tiga restoran di Makassar yang diinspeksi tidak mampu menunjukkan administrasi Ipal kepada tim DLH.

 

Johanna mengancam akan menutup aktivitas penginapan dan rumah makan tersebut jika tidak segera mengurus kelengkapannya.

 

"Kami masih memberikan waktu hingga akhir Februari, kalau kelengkapan untuk Ipalnya tidak terpenuhi, Maret sudah kita rekomendasikan ke menteri untuk ditutup," ungkapnya.

 

Untuk diketahui pelanggaran kelima pengusaha perhotelan dan restoran tersebut sudah berlangsung sejak dua tahun lalu atau pada 2015.

 

"Kalau masih membandel kita langsung buatkan rekomendasinya dan kita kirim ke Kementerian Lingkungan Hidup. Memang kita tidak bisa tutup langsung, tapi kita bisa buatkan rekomendasinya," tegasnya.

 

Adapun kelima hotel dan restoran itu antara lain; Grand Asia Hotel Jalan Beulovard, Regency Hotel Jalan Muchtar Lutfi, kemudian RM Bambuden Jalan Gunungg Latimojong, Restoran Runtono Jalan Gunung Bawakaraeng, dan RM Angkasa Nikmat Jalan Basa Lama.

 

Disebutkannya, pelanggaran kelima pengusaha itu sesuai dengan Undang-Undang Nomor 32 Tahun 2009 tentang lingkungan hidup.(*)

TANGGAPAN ANDA MENGENAI BERITA INI

Senang

0

Tidak Peduli

0

Marah

0

Sedih

0

Takjub

0

Lakukan login terlebih dahulu untuk menambah komentar dan voting

KOMENTAR TERBARU

X