
Cilacap – Bau menyengat yang muncul dari area 70 kilang Pertamina Refinery IV Cilacap, dikeluhkan Warga Kampung Kebonjati, Kabupaten Cilacap.
"Baunya sangat menyengat," ujar salah satu warga, Nur Alam.
Terkait hal itu, sekitar 300 warga Kebonjati mendatangi area 70 Kilang Pertamina untuk menanyakan asal bau menyengat tersebut pada Jumat (24/2) malam.
Ia menyebutkan, warga juga meminta kompensasi dari Pertamina atas bau menyengat itu, antara lain pengobatan gratis dan pemberian sembako minimal sekali dalam satu tahun.
Kepala Kepolisian Sektor Cilacap Selatan Ajun Komisaris Polisi Totok Nuryanto mengakui adanya aksi massa yang mendatangi area 70 Kilang Pertamina RU IV Cilacap pada Jumat (24/2) malam.
"Ada sekitar 300 warga yang berkumpul di Pintu 8 Area 70 untuk menanyakan kepada pihak Pertamina tentang asal bau yang menyengat di sekitar kilang," ungkapnya.
Ia mengatakan, diadakan pertemuan antara perwakilan warga dan Pertamina, untuk menjelaskan mengenai penyebab terjadinya bau menyengat itu.
"Kegiatan berlangsung aman dan para warga membubarkan diri setelah mendapat penjelasan dari perwakilan pihak Pertamina," jelasnya.
Sementara itu, Head of Communication and Relations Pertamina RU IV Cilacap Ristanto Heru Widodo mengatakan bau menyengat di sekitar Area 70 Kilang Pertamina berasal dari Tangki 71 T16.
Menurutnya, bau tersebut muncul karena adanya pembersihan tangki oleh Pertamina dimana tangki yang semula berisi solar akan diisi dengan premium.
"Kegiatan pembersihan tangki oleh Pertamina sudah dilaksanakan sejak hari Kamis (23/2) dan setiap hari selesai pada pukul 18.00 WIB," katanya.
Menurut dia, pihaknya berjanji akan segera mengatasi bau menyengat agar tidak menganggu warga sekitar.(*)
Lakukan login terlebih dahulu untuk menambah komentar dan voting
KOMENTAR TERBARU