
Jayapura – Penurunan penumpang kapal laut dari Kota Jayapura, Provinsi Papua, menuju berbagai kota di kawasan timur Indonesia, mulai terjadi belakangan ini.
Kepala PT Pelni Cabang Jayapura, Kamaruzzaman di Jayapura, Kamis mengatakan persaingan harga tiket angkutan laut dengan angkutan udara menyebabkan jumlah penumpang yang menggunakan angkutan laut di Kota Jayapura menurun.
Kebanyakan, kata dia, warga memilih menggunakan angkutan udara/pesawat jika dibandingkan dengan naik angkutan laut yakni kapal laut karena harga tiket pesawat hampir sama kapal laut.
"Akhir Januari 2017 hingga pertengahan Maret ini penumpang kapal laut sepi sekali," ujar Kamaruzzaman.
Dia menuturkan, jika dibandingkan dengan jumlah penumpang di bulan Desember 2016, menurun hingga 50 persen.
Lanjut dia, perbadingan dengan awal Januari 2016 dengan awal Januari 2017 jumlah penumpang turun 30 persen. Penumpang kapal laut yang naik hanya 400 hingga 500 penumpang.
"Lebih banyak antar Papua saja, sedangkan kalau luar Papua hanya 40 persen hingga 50 persen penumpang," ujarnya.
Ia berharap, kedepannya jumlah penumpang yang menggunakan angkutan laut meningkat dari tahun sebelumnya.
"Mudah-mudahan ke depan arus penumpang di Kota Jayapura kembali meningkat," katanya berharap.(*)
Lakukan login terlebih dahulu untuk menambah komentar dan voting
KOMENTAR TERBARU