
London - Paninggalan Spanyol di Ternate dan Tidore yang didukung keindahan alam danau, pantai putih, pemandangan gunung yang menjulang di kedua pulau serta keindahan bawah laut Halmahera dan Morotai menarik perhatian biro perjalanan Spanyol.
Hal itu terungkap dalam pertemuan operator perjalanan Spanyol dengan rombongan promosi pariwisata Ternate dan Tidore ke Spanyol yang dipimpin Ketua DPRD Kota Tidore, Merlisa Adam Marsaoly, diadakan di KBRI Madrid, Spanyol.
Dubes RI di Madrid, Yuli Mumpuni Widarso kepada Antara London, Kamis menyampaikan jumlah wisatawan dari Spanyol terus meningkat mencapai 150 persen dalam waktu lima tahun. Tahun 2011 hanya berjumlah 25.500 orang dan 2016 meningkat mencapai 67.988 wisatawan.
Peningkatan tersebut karena operator perjalanan Spanyol sangat kreatif dalam mengembangkan produk kunjungan ke Indonesia.
Untuk mengenang pendaratan Ekspedisi Spanyol Cano, Kedubes Spanyol di Jakarta pada 1993 membangun Monumen di Tidore. Dan menambah jumlah bangunan peninggalan Spanyol seperti Torre Fort dan yang di Ternate seperti Kalamata Fort dan Tolukko Fort yang dibangun pada 1606.
Staf pemasaran Asya Travel dari Tidore, Erwati Safiun, memaparkan pariwisata Maluku Utara tersebut. Berikut info tentang seni Tari Persembahan yang busananya berwarna merah dan kuning. Mirip dengan tarian rakyat Spanyol. Selain itu beberapa pesta rakyat mirip dengan pesta rakyat di Spanyol.
Termasuk Legu Gam-Festival Obor, Jailolo Festival pesta nelayan, penampilan mereka mirip pakaian tradisional Spanyol.
Sebagai ungkapan penghargaan kepada biro perjalanan Spanyol tersebut, KBRI Madrid bekerja sama dengan operator perjalanan di Yogyakarta menyediakan hadiah tiga tiket ke Yogya untuk meninjau Jogja Travel Mart, Mei mendatang. (*)
Lakukan login terlebih dahulu untuk menambah komentar dan voting
KOMENTAR TERBARU