
hariansuara.com, Manado – Pada awal kuartal kedua tahun 2017, Provinsi Sulawesi Utara (Sulut) mengekspor puluhan ton ikan kayu ke Jepang dan Amerika Serikat (AS).
"Ikan kayu yang diekspor ke Jepang sebanyak 58,6 ton menghasilkan devisa sebesar 435.256 dolar Amerika Serikat (AS), ekspor ke AS 2,67 ton senilai 27.125 dolar AS," kata Kepala Bidang Perdagangan Luar Negeri Dinas Perindustrian dan Perdagangan Provinsi Sulut Darwin Muksin di Manado, Rabu.
Dia menjelaskan kedua negara maju ini, sangat meminati ikan kayu asal Sulut karena selain gurih dan enak kualitasnya sudah diakui.
"Ikan kayu asal Sulut, telah melalui serangkaian uji dan pemeriksaan laboratorium karena kualitas tersebut, maka permintaan dari sejumlah negara terus meningkat,," jelasnya.
Dirinya berharap permintaan ikan kayu ke Jepang akan tetap tinggi bahkan akan menyebar hingga ke negara-negara bagian lain baik di Asia, Eropa maupun Amerika.
"Ikan kayu diproses sedemikian rupa sehingga menghasilkan ikan yang sangat keras dan mampu bertahan cukup lama," jelasnya.
Sangat diminatinya ikan kayu asal Sulut karena selain dijadikan bahan makanan juga untuk bahan baku penyedap rasa makanan yang organik tanpa kandungan bahan kimia.
"Selain dijadikan penyedap rasa makanan yang sangat bekualitas juga sebagai bahan baku wangi-wangian," tuturnya. (*)
Lakukan login terlebih dahulu untuk menambah komentar dan voting
KOMENTAR TERBARU