
hariansuara.com, Bandung - Wakil Gubernur Jawa Barat, Deddy Mizwar menyatakan, banyak diantara bahasa asli daerah di Indonesia yang saat ini hampir punah sebagai akibat dari penuturnya yang semakin sedikit dan tidak dibarengi dengan pewarisan dari para pendahulunya.
"Pembelajaran bahasa dan sastra daerah sebagai muatan lokal di bangku sekolah sangat terbatas," ucap Wagub dalam keterangan tertulisnya, Sabtu (09/09).
Menurut Wagub, bahasa dan sastra daerah banyak yang mengandung nilai-nilai moral, nilai-nilai religius dan nilai-nilai kebangsaan yang dibutuhkan sebagai fondasi pembentukan karakter generasi muda.
"Upaya pelestarian bahasa dan sastra daerah harus dilakukan melalui upaya-upaya sistematis dan berkesinambungan kepada generasi muda yang harus terus kita dorong agar menjadi bagian integratif dalam pelajaran di sekolah," tuturnya.
Wagub menambahkan, dengan adanya kepedulian, dukungan dan sinergitas dari semua pihak kedepannya diharapkan kearifan lokal yang terdapat dalam bahasa dan sastra daerah bisa kita manfaatkan sebagai instrumen pembentukan generasi muda.
"Sesuai amanat Perpres No. 87 tahun 2017, bahwa kita perlu instrumen yang baik dalam pembentukan generasi muda," katanya
Lakukan login terlebih dahulu untuk menambah komentar dan voting
KOMENTAR TERBARU