
hariansuara.com - Malang Flower Carnival (MFC) bertajuk ‘Eksotika Bunga Nusantara’ di tahun 2017 dilaksanakan ketujuh kalinya. Salah satu ajang bergengsi yang digelar Pemerintah Kota Malang melalui Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Kota Malang ini dilaksanakan Minggu (10/9) kemarin di sepanjang Jl. Ijen Kota Malang.
MFC dibuka secara resmi oleh Sekretaris Daerah Kota Malang Drs. Wasto, SH, MH dan diikuti kurang lebih 214 peserta.
Kepala Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Kota Malang Ida Ayu Made Wahyuni, SH, M.Si menyampaikan bahwa MFC diadakan untuk menegaskan identitas Kota Malang sebagai kota yang indah, ramah dan menyenangkan, serta memiliki banyak alternatif tujuan wisata yang menarik dan patut dikunjungi. “Kami akan berusaha memantapkan citra Kota Malang yang dikenal dengan Kota Bunga,” tutur Ida Ayu.
“Melalui MFC ini pula, kami berharap mampu mengembangkan potensi partisipasi warga Kota Malang serta mendorong kreativitas masyarakat yang semakin dipacu dengan tidak meninggalkan semangat go green dalam menyukseskan pelestarian lingkungan. Kegiatan (MFC) ini lebih menekankan pada penggunaan kain dan kertas daur ulang,” tambahnya
Chairman Malang Flower Carnival, Agus Sunandar a mengungkapkan rasa antusiasnya. “Ini akan semakin menarik, karena diisi juga oleh pertunjukan kebudayaan dari berbagai negara seperti Malaysia, Thailand, Tiongkok, Australia, dan Belgia,” ucapnya dalam keterangan tertulis Pemkot Malang.
Sementara itu, Deputi Bidang Pengembangan Pemasaran Pariwisata Nusantara Kementerian Pariwisata RI Esthy Reko Astuti berpesan agar ke depannya MFC harus terus dievaluasi dan dikembangkan agar dapat meningkat seperti Jember Fashion Carnival. “Selain itu pemerintah daerah juga harus memperhatikan commercial value dan culture value bagi masyarakat agar kegiatan ini juga dapat bermanfaat bagi warga Kota Malang. Lingkungan juga harus tetap diperhatikan,” tuturnya.
Hal senada juga diungkapkan Wali Kota Malang H. Moch. Anton yang menyampaikan agar panitia pelaksana kegiatan harus terus dapat meningkatkan kreativitas agar MFC dapat terus terlaksana secara berkesinambungan dan semakin menarik.
“Jika ingin kegiatan ini terus berlangsung secara kontinyu dari tahun ke tahun, maka panitia harus kreatif agar tidak terkesan membosankan, harus ada hal baru di setiap pelaksanaannya,” pungkasnya.
Lakukan login terlebih dahulu untuk menambah komentar dan voting
KOMENTAR TERBARU