
hariansuara.com, Makssar - Kota Makassar mendapat penghargaan adipura Asean dalam kategori clean land, di Serambi suluh Hall, pusat latihan kesenian dan pertukangan Brunai.
Penerimaan tersebut diserahkan langsung dari The Minister of Development Hon. Dato Seri Setia Awang Haji Bahrin Bin Abdullah kepada Wali Kota Makassar, Mohammad Ramdhan Pomanto di Bandar Sribegawan, ibukota Brunei Darussalam.
Kabag Humas Firman menambahkan penerimaan penghargaan ini merupakan rangkaian acara the 4th ASEAN Enviromentally Sustainable Cities (ESC) Award Presentation Ceremony and The Launching of the 5th ASEAN State of Environment Report. “Kami sangat bangga, saya rasa ini merupakan penghargaan yang patut diberikan kota Makassar melihat perubahan dan ide-ide yang selalu membuat Makassar melesat cepat,” tuturnya dikutip dari laman resmi Pemerintah Kota Makassar
Firman menegaskan penghargaan ini mengukir sejarah dan menjadi bukti bahwa Makassar selalu dua kali tambah baik.
Direktur pengelolaan sampah KLHK, Sudirman mengapresiasi hasil yang didapatkan Kota Makassar selain kota Bandung, dan Malang. “Saya berharap banyak bahwa kami dapat mencapai sukses dalam penghargaan ini, tidak saja untuk menyelesaikan masalah lingkungan, tapi juga untuk berkontribusi dalam perencanaan kota, pemerintahan yang baik,” ujarnya.
Sebelumnya, Pemerintah mendaftarkan 10 kota di Indonesia kota untuk mengikuti uji coba Environmentally Sustainable Cities, semacam penghargaan Adipura untuk tiga kategori, clean land, clean air, dan clean water.
Program ini merupakan tindak lanjut ASEAN Working Group on Environmentally Sustainable City (AWGESC) pada 2003 lalu, Environmentally Sustanable City dimatangkan setelah pertemuan puncak Menteri Lingkungan di Asia Timur (10 negara Asean + Cina-India-Jepang-Korea-Australia-Selandia Baru).
Menurut data kementrian LH, keberhasilan pemerintah kota Makassar ini tak lepas dari komitmen Wali Kota Makassar melalui program MTR dan bank sampah.
“Tidak gampang mendapat penghargaan adipura Asean. Tapi harus ada upaya dan komitmen pemerintah daerah dan tergantung kemampuan walikotanya sebagai pemimpin,” tegas Sudirman.
Bank sampah sendiri telah membawa perubahan yang besar pada Masyarakat kota Makassar. Bagaimana tidak dari sampah tersebut banyak warga yang terbantukan kehidupannya.
“Dari hasil sampah yang dikelolah Bank sampah banyak yang menambah penghasilan lewat itu. Makanya bisa membantu kehidupannya sedikit lebih sejahtera. Setidaknya lingkungan juga lebih diperhatikan,” tambah Firman Pagarra.
Lakukan login terlebih dahulu untuk menambah komentar dan voting
KOMENTAR TERBARU