Login

Username / Email :
Password :
Forgot Password Sign Up
Belum memiliki akun? Daftar Sekarang!
Close [x]
Nasional

Jatim Percepat Spin Off Bank Umum Syariah

Cakrawala Daerah
10 Nov 2017
Jatim Percepat Spin Off Bank Umum Syariah

 

hariansuara.com, Surabaya - Sebagai bentuk komitmen pengembangan usaha syariah di Jawa Timur, saat ini unit usaha syariah milik Bank Jatim dilakukan pemisahan kepemilikan dari induknya, atau yang lebih dikenal dengan “spin-off”. Dengan percepatan spin off Unit Usaha Syariah/UUS Bank Jatim menjadi Bank Umum Syariah/BUS ini diharapkan akan memperkuat pengembangan keuangan syariah.

 

“Targetnya awal tahun 2018 sudah siap, oleh sebab itu kami harap dukungan semua pihak termasuk OJK,” kata Gubernur Jawa Timur, Soekarwo pada acara Shari’a Economic Festival/ISEF ke-4 tahun 2017 di Grand City Convex, Surabaya, Kamis (09/11).

 

Ditambahkan, potensi ekonomi syariah lainnya yaitu banyaknya pondok pesantren yang jumlahnya mencapai puluhan ribu, dengan jutaan santri dan alumninya. Jika potensi ini bisa dikelola dengan baik, maka akan menjadi peluang tersendiri bagi peningkatan kesejahteraan masyarakat dan percepatan pembangunan daerah.

“Apabila semua ini bisa tercover oleh keuangan syariah, maka kita akan segera bisa melepaskan diri dari five persen trap yang menjadi kendala keuangan syariah di Indonesia,” ungkap Pakde Karwo sapaan akrab Gubernur Jatim.

 

Pakde Karwo menjelaskan, berdasarkan data yang ada kinerja perbankan Syariah, secara kumulatif sampai bulan September 2017 meningkat sebesar 13,41% dibanding tahun 2016, disaat pertumbuhan total aset perbankan Bank Umum dan BPR di Jatim hanya sebesar 10,72%. Bahkan, pertumbuhan kredit perbankan syariah juga meningkat 8,34% lebih besar dibandingkan kinerja Bank Umum dan BPR sebesar 7,60%.

 

“Ini menunjukkan efektifitas penggunaan dana perbankan syariah telah tepat sasaran. Maka sudah sepatutnya untuk terus kita dukung dan dorong perkembangannya,” tukasnya.

 

Pakde Karwo berpesan agar para delegasi ISEF 2017 bisa mengeksplore keistemewaan Jatim. Apalagi, Jatim merupakan tempatnya lima dari sembilan wali yang ada di Indonesia. Selain itu, banyaknya pondok pesantren dengan ribuan santri dan alumninya merupakan bentuk dukungan bagi pengembangan ekonomi syariah.

 

“Jatim adalah provinsi yang aman, nyaman, dan tentram. Karenanya Jatim merupakan tempat yang paling baik untuk mengembangkan ekonomi syariah,” pungkasnya

TANGGAPAN ANDA MENGENAI BERITA INI

Senang

0

Tidak Peduli

0

Marah

0

Sedih

0

Takjub

0

Lakukan login terlebih dahulu untuk menambah komentar dan voting

KOMENTAR TERBARU

X