
hariansuara.com, Jakarta – Awalnya Nita Mayasari yang tinggal di Virginia, Amerika Serikat ini hobi koleksi pernik-pernik tradisional Indonesia. Kemudian tebersit niatan untuk memasarkan produk-produk budaya Indonesia itu di negeri Paman Sam.
Dengan onlineshop-nya bernama Nimas Galleria, usaha Nita yang baru seumur jagung ini tanpa dinyana berhasil memikat bule-bule Amerika. Bahkan ia sudah menerima banyak sekali pesanan dari negara-negara bagian di wilayah Amerika Serikat. Bagaimana ceritanya Nita dapat menjual produk Indonesia di sana? Ikuti petikan wawancaranya dengan hariansuara.com.
Bisa diceritakan awal mulanya mendirikan Nimas Galleria di AS?
Sebenarnya bisnis saya menjual pernik-pernik asli Indonesia ini adalah hobi semata. Dari niat iseng yang suka mengoleksi barang-barang unik ternyata memberi inspirasi pada saya yang berbuah berkah. Saya menikah dengan warga Amerika dan mendapat satu putra mungil. Sejak kecil, saya pecinta seni. Suami juga punya hobi yang sama. Dia suka sekali mengoleksi kerajinan tradisional, seperti ukiran, topeng, wayang dan segala sesuatu yang berbau etnik dan eksotik.
Lantas bagaimana perkembangannya?
Pada awalnya kami hanya ingin mengisi waktu luang dengan memperkenalkan produk bangsa Indonesia di AS. Jadi, dari mulut ke mulut saja saya menawarkan produk 100% handmade asli Indonesia. Kami berpikir, tak ada salahnya dari awal, kami mulai menabung dan menata mimpi untuk hari tua dengan mulai berbisnis dari hobi ini.
Gayung bersambut, ternyata peluang usaha ini sangat menguntungkan. Sahabat, kerabat, tetangga, kolega, teman kantor suami, bahkan teman-teman dari tetangga pun mulai banyak yang mampir ke rumah kita. Dari situlah, bisnis yang awalnya hanya iseng tidak lama kemudian kita usahakan dengan lebih serius, hingga akhirnya sampai kita punya website yang traffik-nya kencang dan online bisnis yang lumayan. Dan dari situlah online shop yang berlabel Nimas Galleria terlahirkan.
Sudah berapa lama didirkan? dan apa sajakah produk-produk yang dijual atau dipasarkan di Nimas Galleria?
Bisnis kita sebenarnya sudah berjalan secara konsisten sekitar awal tahun, cuma secara official online launching-nya baru sekitar sebulanan. Produk yang dipasarkan di Nimas Galleria adalah pakaian, pernak-pernik, dan barang-barang eksotik asli Indonesia yang 100% handmade, unik, dan eksklusif.
Proses produksinya seperti apa? pemasarannya? apakah dengan offline atau online? ataukah perpaduan keduanya?
Proses produksi sederhana saja sebenarnya, sebaiknya masalah proses merupakan kunci kesuksesan sebuah perusahaan, sebaiknya kita cover secara generis saja. Prosesnya saya bekerja sama dengan sejumlah pengrajin dan seniman pilihan asli Indonesia. Lalu setelah barangnya masuk ke quality control semuanya dikirim ke Amerika melalui EMS Express yang lumayan mahal biayanya.
Dalam menjalankan bisnis ini, apakah selama ini menemui kendala tertentu? dan bagaimana mengatasinya?
Kendala serius selama ini belum ada, kecuali untuk barang-barang yang dalam pengiriman pecah dijalan, atau pengepakan dari pengrajin yang mungkin berubah (shifting during travel) sehingga begitu barang jualan kita sampai ada yang rusak. Tapi itu semuanya adalah resiko bisnis. Selain itu, semuanya masih lancer saja. Kalau soal barang kiriman dalam perjalanan 38 jam terbang resiko "barang pecah" memang tidak bisa dipungkiri dapat gampang terjadi.
Respon pasarnya sendiri seperti apa?
Niat saya setulusnya ingin terus mempromosikan produk Indonesia, sebagai wujud cinta saya kepada Tanah Air. Rasanya bangga sekali kalau produk Indonesia berlabel "Nimas Galleria" dipakai orang dan disukai warga lokal Amerika. Banyaknya peminat dan pesanan yang bertubi-tubi akhirnya kita pun semakin yakin ingin lebih serius dan menjangkau pasar lebih luas.
Nimas Galleria yang dikaruniakan Tuhan kepada seorang wanita muda seperti saya, asal daerah pelosok di Gresik- Jawa Timur ini sudah menerima banyak sekali pesanan dari negara bagian lainnya di Amerika (out of states customers dari 50 negara bagian). Disamping kita berusaha membangun bisnis ini dan memperluas pasar, kita juga berusaha keras membudidayakan ketrampilan dan memberi nafkah para pengrajin dan seniman asli di Indonesia.
Untuk harapan kedepan untuk Nimas Galleria bagaimana?
Harapan kedepannya untuk Nimas Galleria adalah agar suatu hari nanti dapat menembus seluruh lapisan pasar benua Eropa juga dari homebase kami di Virginia USA. Pedoman kita sederhana saja, yaitu "Dream big... The future belongs to those who believe in the beauty of their dreams. (*)
Lakukan login terlebih dahulu untuk menambah komentar dan voting
KOMENTAR TERBARU