Login

Username / Email :
Password :
Forgot Password Sign Up
Belum memiliki akun? Daftar Sekarang!
Close [x]
Lifestyle

Dian Pelangi Beserta 5 Desainer Indonesia Akan Tampil di Contemporary Muslim Fashions

Fashion
18 Sep 2018
Dian Pelangi Beserta 5 Desainer Indonesia Akan Tampil di Contemporary Muslim Fashions

hariansuara.com, Jakarta - Dian Pelangi beserta lima label busana muslim Indonesia, yakni Khanaan, Itang Yunasz, Rani Hatta, NurZahra dan IKYK terpilih untuk menampilkan karyanya dalam pameran Contemporary Muslim Fashions. 

Rancangan mereka akan menunjukkan keragaman dan ciri khas masing-masing, begitu pula dengan tiga koleksi busana rancangan Dian Pelangi. Selain koleksi dari label baru Dian Pelangi, KRAMA, dua koleksi lainnya adalah karya Haute Couture "Edita Srivijaya" untuk Torino Modest Fathion Week dan koleksi ketiga yang akan ditampilkan adalah koleksi ALURREALIST yang telah diperagakan pada New York Fashion Week 2017.

Tidak hanya dipresentasikan selama pameran, tiga koleksi rancangan Dian Pelangi lainnya juga mendapat kehormatan untuk diperagakan dalam fashion show  pada rangkaian acara pembukaan pameran. Dian Pelangi juga didapuk untuk berbicara mengenai karyanya dalam sesi tanya jawab bersama kurator museum Jill D'Alessandro pada pembukaan resmi pameran Contemporary Muslim Fashions.

Selain dalam rangkaian pembukaan pameran, perjalanan Dian Pelangi ke Amerika Serikat kali ini juga untuk memenuhi undangan Forbes 30 Under 30 Summit di Boston sebagal salah satu tokoh yang terpilih dalam 30 under 30 Forbes Asia pada awal tahun 2018.

Contemporary Muslim Fashions ini adalah pameran mode muslim pertama yang mengeksplorasi gaya berpakaian wanita muslim yang kompleks dan beragam di seluruh dunia.

Selain koleksi para desainer modest fashion, pameran ini juga akan menampilkan footage video dari sosial media para peminat fashion yang menggambarkan bahwa modest fashion menjadi topik pembicaraan yang viral di sosial media. 

Laura L Camerlengo, Kurator Asosiasi Seni Kostum dan Tekstil Fine Arts Museum of San Francisco mengatakan wanita muslim telah menjadi pengadopsi awal dari setiap aplikasi media sosial sejak kemunculannya.

"Bagi banyak pengguna modest wear, mode tidak hanya berfungsi sebagai media untuk gaya pribadi mereka, tetapi juga untuk berdiskusi seputar keagamaan kontemporer dan ketidakadilan sosial dan juga sebagai alat untuk perubahan sosial yang positif.“katanya.

Contemporary Muslim Fashions berlangsung dari 22 September 2018  hingga Januari 2019 di De Young Museurn, Fine Arts Museum of San Francisco. Pameran dikurasi oleh Jill D'Alessandro dan Laura L Camertengo serta Reina lewis, Profesor Studi Budaya, di London College of Fashion sebagai konsultan kurator.  Setelah Museum de Young, pameran Contemporary Muslim Fashions akan kembali digelar di Museum Frankfurt Angewandte Kunst pada 2019.(*)

TANGGAPAN ANDA MENGENAI BERITA INI

Senang

0

Tidak Peduli

0

Marah

0

Sedih

0

Takjub

0

Lakukan login terlebih dahulu untuk menambah komentar dan voting

KOMENTAR TERBARU

X