Login

Username / Email :
Password :
Forgot Password Sign Up
Belum memiliki akun? Daftar Sekarang!
Close [x]
Lifestyle

Pesan Moral Lewat Mantel Tas Ala Mahasiswa UGM

Fashion
07 Jun 2016
Pesan Moral Lewat Mantel Tas Ala Mahasiswa UGM

hariansuara.com, Jakarta – Pesan moral dapat disampaikan dengan beragam cara. Salah satunya ditunjukkan oleh sekelompok mahasiswa UGM yang memiliki ide dan gagasan menuangkan kalimat pesan moral lewat mantel tas atau cover bag.

Seperti dinukil dari laman ugm.ac.id, Selasa, (7/6/2016), Ide untuk menyampaikan pesan moral lewat mantel tas ini berasal dari pengalaman Nurul Fajriati Setyaningrum, mahasiswa Fakultas Kedokteran UGM

Ia sering menyaksikan banyak siswa dan mahasiswa memakai mantel tas di jalan saat datang musim hujan.  Dari situ, terbersitlah ide untuk membuat mantel tas yang berisi pesan-pesan moral. “Saya sering menggunakan mantel tas sejak sekolah, bahan dan desainnya biasa saja, lalu saya berpikir kenapa tidak ditulis pesan dan ajakan moral. Jadi, bukan sekadar melindungi tas dari hujan dan panas,” kata Nurul.

Pembuatan mantel tas yang berisi pesan moral ini menurut Nurul dikerjakan bersama dengan keempat rekannya yakni Rahadian Pradipta, Mahasiswa dari Fakultas Teknik, Aji Dwi Pratama dari Mahasiswa Fakultas Geografi, Annisa Rachmawati dari Fakultas Kedokteran dan Affifah Nuur Mila dari Fakultas MIPA. 

Beberapa kalimat pesan yang mereka desain pada mantel tas diantaranya   Ilmu tidak Didapat dengan jasad yang santai, aku anak sholeh, aku pejuang kebenaran, mengeluh tidak membuatmu kuat, belajar ohm law yuk, like the rain I fall for you.

Selain pesan moral, mereka juga mendesain mantel tas yang berisi rumus-rumus fisika sehingga bisa menjadi ajang siswa untuk menghafal. “Kita sengaja membuat desain rumus mata pelajaran, agar rumus yang terasa sulit itu bisa mudah dihafal,” kata Afiffah.

Berbeda dengan mantel tas yang dijual di pasaran, mantel tas yang mereka desain selain berisi pesan moral dan kalimat motivasi, mantel ini juga dilengkapi dengan buckle pengait dan tali agar tidak mudah lepas ketika dipasang. “Sangat cocok bagi mereka yang suka traveling dan melindungi tas dari aksi copet,” kata Rahadyan Pradipta.

Menurut mahasiswa Jurusan Teknik Industri ini sasaran penjualan mantel tas  saat ini lebih banyak ditujukan ke siswa dan mahasiswa yang diharapkan bisa memotivasi mereka dalam belajar dan memotivasi mereka dalam berinteraksi sosial. “Kita sengaja menorehkan beberapa pesan moral agar bisa memotivasi mereka,” kata Rahadyan.

Annisa Rachmati menuturkan dalam waktu dekat pihaknya berencana untuk memunculkan kalimat pesan yang berisi kampanye anti kekerasan seksual dan perilaku bullying. “Kita ingin nantinya pesan moral yang disampikan bisa mengurungkan  niat jahat orang lain ketika membacanya,” pungkasnya. (*)

TANGGAPAN ANDA MENGENAI BERITA INI

Senang

0

Tidak Peduli

0

Marah

0

Sedih

0

Takjub

0

Lakukan login terlebih dahulu untuk menambah komentar dan voting

KOMENTAR TERBARU

X