Login

Username / Email :
Password :
Forgot Password Sign Up
Belum memiliki akun? Daftar Sekarang!
Close [x]
Nasional

Dinilai Tak Berani soal Kasus Djoko Tjandra, Begini Jawaban KPK

Hukum
14 Sep 2020
Dinilai Tak Berani soal Kasus Djoko Tjandra, Begini Jawaban KPK

hariansuara.com, Jakarta - Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) merespons kritikan lambat dan tak berani ambil alih kasus suap Djoko Tjandra. Kasus ini masih ditangani oleh Kejaksaan Agung dengan supervisi Polri.

Plt Juru bicara KPK Ali Fikri mengatakan pihaknya menghargai masukan dari Indonesia Corruption Watch (ICW).

Ali menekankan soal perkara Djoko Tjandra bukan masalah berani atau tidak. Namun, mesti menyesuaikan kewenangan dalam Undang-undang yang berlaku.

Kata dia, KPK mesti menghormati Kejaksaan Agung dan Bareskrim dalam kasus tersebut. Ia pun menyinggung adanya aturan sejumlah pasal dalam Undang-undang tentang KPK.

Menurut dia, sejauh ini, pimpinan KPK juga dilibatkan dalam menerima masukan. Salah satunya saat gelar perkara di KPK, akhir pekan lalu.

"Jadi, begini ya. Yang perlu kami tekankan kalau ini bukan soal berani atau tidak. Ini kan soal bagaimana proses hukum yang benar. Prosesnya ya ikuti aturan UU yang berlaku yang dalam hal ini ketentuan Pasal 6, 8 dan 10 A UU KPK," kata Ali, dalam keterangannya, Senin, 14 September 2020.

Sebelumnya, Peneliti ICW Kurnia Ramadhana menyampaikan kritikan agar KPK berani dalam kasus Doko Tjandra. Namun, KPK sejauh ini dinilainya masih sangat normatif, lambat dan tak berani ambil alih. 

“Padahal publik menduga sebaliknya, Kejaksaan Agung terlihat lambat dalam pengungkapan perkara yang melibatkan Jaksa Pinangki Sirna Malasari," kata Kurnia, Minggu, 13 September 2020.

Kurnia dengan keras menyindir gelar perkara di KPK dengan mengundang Bareskrim dan Kejagung terkesan hanya dijadikan ajang pencitraan. Hal ini agar publik melihat serius menanggapi perkara Djoko Tjandra. (*) zai/zai           FOTO: Logo KPK/Twitter @KPK_RI

 

TANGGAPAN ANDA MENGENAI BERITA INI

Senang

0

Tidak Peduli

0

Marah

0

Sedih

0

Takjub

0

Lakukan login terlebih dahulu untuk menambah komentar dan voting

KOMENTAR TERBARU

X
X