
Bandung - Kepala Bidang Humas Polda Jabar Kombes Pol Yusri Yunus menyatakan telah mengamankan 20 orang terduga pelaku perusakan dan pembakaran kantor Lembaga Swadaya Masyarakat (LSM) Gerakan Masyarakat Bawah Indonesia (GMBI) di Ciampea, Bogor, Jumat.
"Polres Bogor telah mengamankan 20 orang terduga yang melakukan pembakaran dan pengrusakan. Selanjutnya dilakukan pemeriksaan, penyidikan," kata Yusri, Jumat.
Pelaku perusakan diduga dilakukan oleh sekelompok massa terhadap Kantor GMBI di Kampung Tegalwaru, Desa Ciampea. Kecamatan Ciampea, Bogor, Jumat dini hari.Kepolisian pun telah melakukan pengamanan dan penjagaan secara terbuka maupun tertutup di markas GMBI maupun di markas FPI.
"Sebelumnya kepolisian telah melakukan imbauan dan negosiasi terhadap massa yang ingin mengetahui keberadaan markas GMBI. Namun tidak bisa dihalau karena kalah jumlah," kata Yusri.
Menurut Yusri aksi pembakaran itu dipicu adanya isu yang berkembang bahwa ada anggota FPI bernama Syarief menjadi korban penusukan dan perusakan mobil akibat bentrok di Bandung, Kamis (12/1).
"Hal ini memicu kemarahan massa FPI di Ciampea Bogor," katanya.
Dalam aksi serangan massa dan pembakaran tersebut tidak ada korban jiwa. Hanya kerugian materi Sekretariat GMBI Bogor.
Polisi setempat masih melakukan penjagaan dan pengamanan di lokasi markas GMBI untuk menjaga keamanan dan kenyamanan masyarakat.(*)
Lakukan login terlebih dahulu untuk menambah komentar dan voting
KOMENTAR TERBARU